Bintang baru Persebaya Surabaya sedih! Diogo Ramalho curhat Cristiano Ronaldo gagal di Piala Dunia 2026

Diogo Ramalho curhat sedih Ronaldo gagal juara Piala Dunia 2026. Bintang baru Persebaya ini tetap hormati perjuangan sang legenda Portugal.

 

Inapos –  — Kedatangan gelandang anyar Persebaya Surabaya, Diogo Sa Ramalho, tak hanya membawa semangat baru bagi Green Force, tetapi juga menyimpan kisah emosional tentang idolanya, Cristiano Ronaldo.

Saat diperkenalkan dalam Media Day Persebaya Surabaya di Surabaya, Rabu (8/7/2026), pemain asal Portugal itu mengaku sedih melihat Ronaldo gagal mengakhiri karier Piala Dunia dengan gelar juara setelah Portugal tersingkir dari Spanyol.

Curahan Hati Ramalho untuk Cristiano Ronaldo

Di balik senyum saat diperkenalkan sebagai pemain baru Persebaya Surabaya, Ramalho ternyata masih menyimpan kesedihan usai kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026. Ia mengaku sangat mengidolakan Cristiano Ronaldo sejak kecil.

FPF Cari Pengganti Roberto Martinez, Jorge Jesus Jadi Kandidat Favorit Calon Pelatih Baru Timnas Portugal

Menurut Ramalho, kekalahan Portugal menjadi momen yang sangat menyakitkan karena kemungkinan besar menjadi penampilan terakhir Ronaldo di Piala Dunia.

Ia berharap sang legenda bisa mengakhiri perjalanan dengan trofi yang selama ini belum pernah diraih.

“Saya sangat sedih karena saya adalah penggemar Cristiano Ronaldo, dan mungkin ini adalah Piala Dunia turnamen terakhirnya,” ungkap Ramalho.

“Saya menginginkan akhir yang berbeda untuknya, tapi saya tetap senang karena kami telah memberikan yang terbaik dan itulah yang paling penting.”

Idolakan Cristiano Ronaldo, Alwi Farhan Sangat Sedih Lihat Portugal Tersingkir di Piala Dunia 2026

Ucapan tersebut menggambarkan besarnya rasa hormat Ramalho kepada kapten tim nasional Portugal itu. Meski gagal menjadi juara, ia tetap bangga dengan perjuangan yang ditunjukkan negaranya sepanjang turnamen.

Cristiano Ronaldo Menangis Usai Portugal Tersingkir

Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 harus berakhir setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol pada Selasa (7/7/2026). Kekalahan tersebut sekaligus memupus harapan Cristiano Ronaldo mempersembahkan trofi Piala Dunia pertama dalam sejarah karier internasionalnya.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Ronaldo terlihat tak mampu menahan air mata. Ekspresi emosional itu menjadi sorotan karena banyak pihak meyakini Piala Dunia 2026 merupakan kesempatan terakhirnya tampil di turnamen paling bergengsi tersebut.

Dalam konferensi pers yang dikutip dari Sky Sports, Ronaldo mengakui dirinya sangat terpukul dengan hasil tersebut. Meski demikian, ia menegaskan telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk Portugal.

“Saya sangat sedih mengakhiri Piala Dunia dengan cara seperti ini.”

Federasi Sepak Bola Portugal Benarkan Roberto Martinez Mundur Usai jadi Pecundang di Piala Dunia 2026

Ronaldo menambahkan dirinya belum akan mengambil keputusan mengenai masa depannya bersama tim nasional Portugal. Ia memilih menenangkan diri terlebih dahulu sebelum menentukan langkah berikutnya.

“Saya sudah memberikan segalanya. Saya sudah melakukan yang terbaik. Ya, itu adalah Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya akan punya waktu untuk merenung dan bersama keluarga. Saya tidak akan mengambil keputusan secara gegabah.”

“Saya tidak akan memutuskan apa pun dalam situasi yang masih dipenuhi emosi. Saat ini bukan waktu yang tepat untuk menentukan apakah saya akan terus bermain atau tidak. Besok saya akan bangun seperti hari ini: dengan hati nurani yang tenang.”

Ronaldo Belum Putuskan Pensiun dari Timnas Portugal

Meski mengisyaratkan Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya di ajang tersebut, Cristiano Ronaldo belum memastikan akan pensiun dari tim nasional Portugal.

Adeus Cristiano Ronaldo! Kapten Portugal Pergi Bukan dengan Capaian Tertinggi, Akhiri Petualangan Enam Edisi Piala Dunia

Pemain berusia 41 tahun itu masih ingin mempertimbangkan segala kemungkinan setelah emosinya mereda.

Ronaldo juga mengingatkan kontribusinya selama lebih dari dua dekade membela Portugal. Selama 23 tahun berseragam tim nasional, ia sukses mempersembahkan tiga gelar yang mengubah sejarah sepak bola negaranya.

“Saya telah bermain selama 23 tahun bersama tim nasional dan memenangkan tiga gelar.”

“Sebelum Cristiano, Portugal belum pernah memenangkan apa pun. Gelar Piala Eropa adalah yang paling penting. Bagi saya, trofi Euro 2016 nilainya sama besarnya dengan Piala Dunia, sejujurnya,” pungkasnya.

Ucapan Ronaldo itu sekaligus menjadi penegasan bahwa dirinya tetap bangga dengan seluruh perjalanan bersama Portugal.

Sementara bagi Ramalho, sang legenda akan selalu menjadi inspirasi meski gagal mengangkat trofi Piala Dunia pada kesempatan terakhirnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *