Ringkasan Berita:
- Marco Bezzecchi masih menjalani pemulihan setelah crash berkecepatan tinggi di MotoGP Belanda
- Pembalap Aprilia berharap kondisi fisiknya membaik sebelum tampil di MotoGP Jerman 2026
- Jorge Martin ingin mempertahankan tren positif sekaligus memperlebar keunggulan di klasemen MotoGP 2026
TRIBUNNEWS.COMĀ – Marco Bezzecchi mengaku kondisinya belum pulih sepenuhnya menjelang MotoGP Jerman 2026 setelah mengalami kecelakaan keras pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen dua pekan lalu.
Pembalap Aprilia Racing itu berharap kondisi fisiknya terus membaik agar dapat tampil kompetitif pada balapan di Sirkuit Sachsenring akhir pekan ini.
Meski hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada cedera serius, Bezzecchi mengakui proses pemulihan masih terus berjalan sehingga dirinya belum berada dalam kondisi terbaik.
Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Bezzecchi yang sedang berupaya mengakhiri tren negatif dalam beberapa seri terakhir MotoGP 2026.
Dalam tiga seri terakhir, Bezzecchi hanya mampu mengumpulkan 13 poin dari total maksimal 111 poin yang tersedia sehingga posisinya di klasemen sementara mulai terancam.
Rentetan hasil buruk itu membuat Bezzecchi kini tertinggal tujuh poin dari rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin, yang berhasil mengambil alih posisi puncak klasemen.
Balapan di Sachsenring pun menjadi kesempatan penting bagi Bezzecchi untuk kembali menemukan performa terbaiknya sekaligus memangkas jarak poin dari Martin.
Bezzecchi Fokus Pulihkan Kondisi
Perjalanan sulit Bezzecchi bermula ketika gagal meraih poin pada sprint race MotoGP Ceko di Brno sebelum situasinya semakin memburuk pada balapan utama.
Setelah itu, pembalap Italia tersebut kembali kehilangan peluang mendulang poin karena terlibat insiden di Tikungan 1 yang dipicu Jorge Martin.
Nasib buruk kembali menghampiri Bezzecchi saat menjalani MotoGP Belanda setelah mengalami kecelakaan berkecepatan tinggi pada lap kedua di Sirkuit Assen.
Akibat insiden tersebut, Bezzecchi langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Beruntung, tim medis tidak menemukan cedera serius sehingga pembalap berusia 27 tahun itu diperbolehkan melanjutkan proses pemulihan bersama timnya.
Meski demikian, Bezzecchi mengakui tubuhnya masih belum berada dalam kondisi ideal untuk kembali menggeber motor Aprilia RS-GP.
“Saya senang dan sangat antusias untuk kembali mengendarai motor,” ujar Bezzecchi mengutipĀ Crash.
“Saya tentu berharap kondisi fisik saya bisa sedikit lebih baik dalam beberapa hari ke depan, tetapi sejauh ini proses pemulihan berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Bezzecchi juga mengaku sudah tidak sabar kembali bekerja bersama seluruh kru Aprilia setelah momen sulit yang dialaminya di Assen.
“Saya tidak sabar bertemu lagi dengan tim karena setelah Assen kami harus kembali bersama dan terus menatap ke depan,” kata Bezzecchi.
Jorge Martin Ingin Perlebar Keunggulan
Di sisi lain garasi Aprilia, Jorge Martin justru datang ke MotoGP Jerman dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah finis ketiga di Assen.
Hasil tersebut membuat Martin berhasil memperlebar keunggulan menjadi tujuh poin atas Bezzecchi dalam persaingan papan atas klasemen MotoGP 2026.
Meski demikian, Martin merasa masih memiliki pekerjaan rumah untuk semakin memahami karakter motor Aprilia agar mampu mengeluarkan seluruh potensinya.

“Kami datang ke Grand Prix ini dalam momen yang bagus dan saya juga sangat menyukai Sachsenring,” ujar Martin.
Martin menilai masih ada ruang untuk meningkatkan performa, tetapi ia optimistis perkembangan motor Aprilia akan terus berlanjut berkat kerja keras seluruh tim.
“Kami masih memiliki ruang untuk berkembang dan saya yakin akan segera mencapai kondisi 100 persen berkat kerja keras Aprilia dan seluruh kru di garasi,” tutur Martin.
Juara dunia MotoGP itu juga berharap bisa menutup paruh pertama musim dengan hasil positif sebelum memasuki jeda kompetisi.
“Target utama kami adalah memasuki paruh kedua musim dengan perasaan positif dan keyakinan bahwa kami sudah memberikan segalanya hingga akhir,” ucap Martin.
Martin memiliki catatan apik di Sachsenring setelah menyapu kemenangan sprint race dan balapan utama pada 2023 bersama Pramac Ducati serta kembali memenangi sprint race pada musim 2024.
Sementara itu, Bezzecchi pernah finis podium pada sprint race MotoGP Jerman musim lalu, tetapi hingga kini masih memburu podium pertamanya pada balapan utama di Sirkuit Sachsenring.
(Tribunnews.com/Niken)