Rekomendasi Saham BMRI, TLKM, BRMS untuk Trading 21 Agustus

Inapos – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,03% atau bertambah 80,87 poin ke level 7.943,82 pada penutupan perdagangan Rabu (20/8/2025). Berikut rekomendasi secara teknikal beberapa saham dari sejumlah analis untuk perdagangan Kamis (21/8/2025): PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) BMRI menguat 3,13% secara harian ke level Rp 4.950. Pergerakan harga saham membentuk pola long white marubozu candle, didukung Stochastics...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada penutupan perdagangan Rabu, 20 Agustus 2025. IHSG berhasil melesat signifikan sebesar 1,03% atau setara dengan penambahan 80,87 poin, menembus level 7.943,82. Kenaikan ini mengindikasikan sentimen positif yang kuat di pasar modal, membuka harapan bagi para investor.

Menyikapi pergerakan pasar yang dinamis ini, sejumlah analis pasar modal telah merilis rekomendasi saham berdasarkan analisis teknikal mendalam. Rekomendasi ini ditujukan bagi investor untuk mencermati potensi pergerakan saham pada perdagangan Kamis, 21 Agustus 2025.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Saham BMRI berhasil mencatatkan penguatan signifikan sebesar 3,13% secara harian, ditutup pada level Rp 4.950. Pergerakan harga saham ini membentuk pola long white marubozu candle, sebuah indikasi positif yang didukung oleh sinyal menguat dari indikator Stochastics K_D dan RSI. Selain itu, peningkatan volume perdagangan juga turut mengkonfirmasi kekuatan momentum kenaikan BMRI. Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan Accumulative Buy untuk saham ini, dengan level support di Rp 4.760 dan resistance di Rp 5.075.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
Berbeda dengan BMRI, saham TLKM justru ditutup melemah tipis 0,92% secara harian, berada di level Rp 3.220. Meskipun demikian, menurut Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas, TLKM berpotensi untuk segera menguji kembali level resisten Fibonacci di angka Rp 3.500, selama harga tidak turun di bawah level support krusial Rp 3.210. Indikator MACD saat ini menunjukkan kondisi yang netral, menandakan potensi konsolidasi atau pergerakan dua arah. Rekomendasi untuk TLKM adalah Hold, dengan level support di Rp 3.210 dan resistance di Rp 3.500.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
Saham BRMS menunjukkan kinerja positif dengan menguat 5,73% dan ditutup pada harga Rp 480. Penguatan ini juga disertai dengan peningkatan volume pembelian yang signifikan, mengindikasikan minat pasar yang tinggi. Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas menjelaskan bahwa pergerakan BRMS saat ini masih cenderung konsolidasi. Namun, dalam skenario terbaik, posisi BRMS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C, mengacu pada teori Elliot Wave. Untuk saham ini, rekomendasi yang diberikan adalah Buy on Weakness, dengan level support di Rp 460 dan resistance di Rp 498.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja positif pada penutupan perdagangan 20 Agustus 2025, melesat 1,03% ke level 7.943,82, mengindikasikan sentimen pasar yang kuat. Berdasarkan analisis teknikal, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) direkomendasikan “Accumulative Buy” oleh Mirae Asset Sekuritas. BMRI menguat 3,13% menjadi Rp 4.950, didukung pola positif dan volume perdagangan meningkat, dengan level support Rp 4.760 dan resistance Rp 5.075.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) direkomendasikan “Hold” meski melemah tipis 0,92% menjadi Rp 3.220, dengan potensi menguji resisten Rp 3.500 jika tidak turun di bawah support Rp 3.210 menurut Binaartha Sekuritas. Sementara itu, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) direkomendasikan “Buy on Weakness” oleh MNC Sekuritas setelah menguat 5,73% ke Rp 480, menunjukkan minat pasar tinggi dengan support Rp 460 dan resistance Rp 498.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *