
Inapos — Persib Bandung mengambil langkah strategis dengan meminjamkan tujuh pemainnya ke sesama klub Super League 2025/26. Keputusan ini diambil menyusul kedatangan sejumlah pemain top yang bertujuan untuk memperkuat skuad dan menjaga keseimbangan tim.
Sebagai konsekuensi logis dari pergerakan masif di bursa transfer, di mana Maung Bandung berhasil mendatangkan sejumlah nama besar, pelepasan pemain menjadi tak terhindarkan. Langkah ini krusial untuk memastikan harmonisasi dan efektivitas tim menjelang penutupan bursa transfer pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Musim 2024/25 berakhir dengan total 22 pemain yang meninggalkan Persib. Dari jumlah tersebut, 15 pemain dilepas secara permanen, sementara tujuh lainnya memilih jalur pinjaman. Para pemain yang dipinjamkan ini bisa dibilang ‘tersisihkan’ dari persaingan ketat di dalam skuad utama akibat masuknya amunisi baru yang meningkatkan standar kompetisi internal.
Di lini serang, nama Dimas Drajad harus rela tergeser. Kedatangan tiga striker asing berkualitas seperti Uilliam Barros, Ramon Tanque, dan Andrew Jung membuat peluangnya untuk menembus tim inti semakin kecil. Akun Instagram resmi Persib pun menyampaikan doa terbaik, “Semoga sukses, Dimas Drajad,” mengiringi langkahnya.
Situasi serupa dialami Henhen Herdiana di posisi bek sayap. Kehadiran Eliano Reijnders dan Frans Putros, yang dikenal dengan fleksibilitas dan kualitasnya, secara signifikan mengancam waktu bermain Henhen jika ia memilih bertahan. “Berharap yang terbaik, Henhen Herdiana,” demikian pesan Persib.
Lini tengah pun tak luput dari perombakan. Masuknya gelandang kelas wahid seperti Thom Haye membuat Dedi Kusnandar semakin terpinggirkan dalam hierarki skuad. Persib mengirimkan pesan dukungan, “Segala doa terbaik mengiringi langkahmu, Dedi Kusnandar,” untuk sang gelandang senior.
Terakhir, Zalnando yang sebelumnya mengisi pos bek kiri, kini harus merelakan tempatnya kepada pemain serbabisa Timnas Irak, Frans Putros, yang tampil impresif. Keempat pemain di atas merupakan bagian dari kategori pemain senior yang harus tersisih, menunjukkan betapa tingginya standar yang kini diterapkan di Persib Bandung.
Di sisi lain, tiga pemain lainnya dipinjamkan dengan alasan berbeda. Mereka adalah talenta muda yang membutuhkan jam terbang dan pengalaman bermain secara reguler demi mengasah potensi mereka. Trio wonderkid ini adalah Ferdiansyah yang merapat ke Semen Padang, Adzikry Fadillah ke Persijap, dan Ikhwan Tanamal ke Persis Solo. Berbeda dengan para senior, ketiga pemain muda ini diproyeksikan masih memiliki masa depan cerah dan akan kembali menjadi bagian penting dari Persib Bandung kelak.
Musim ini, Persib akan menghadapi tantangan ganda dengan berlaga di dua kompetisi bergengsi: Super League dan Liga Champions Asia 2, menuntut kedalaman dan kualitas skuad yang merata di setiap lini.
Rekap Transfer Persib Bandung – 22 Pemain Keluar, 17 Pemain Datang Termasuk Thom Haye dan Eliano Reijnders
Respons PEC Zwolle soal Eliano Reijnders yang Dibina Sejak 17 Tahun Putuskan Gabung Persib
Daftar pemain Persib Bandung yang dipinjamkan:
Dimas Drajad (Malut United)
Henhen Herdiana (Persik Kediri)
Dedi Kusnandar (Bhayangkara FC)
Zalnando (Persita Tangerang)
Ferdiansyah (Semen Padang)
Adzikry Fadillah (Persijap Jepara)
Ikhwan Tanamal (Persis Solo)
Transfer Teraneh Musim 2025/26, Jamie Vardy Susul Kiper Timnas Indonesia Emil Audero ke Klub Promosi Liga Italia
Ringkasan
Persib Bandung meminjamkan tujuh pemainnya ke sesama klub Liga 1 sebagai langkah strategis untuk menyeimbangkan tim. Keputusan ini diambil menyusul kedatangan sejumlah pemain top yang memperketat persaingan di skuad utama. Sebanyak 22 pemain telah meninggalkan Persib musim ini, dengan tujuh di antaranya dipinjamkan akibat masuknya amunisi baru yang meningkatkan standar kompetisi.
Empat pemain senior yang dipinjamkan adalah Dimas Drajad, Henhen Herdiana, Dedi Kusnandar, dan Zalnando, tergeser oleh kedatangan pemain berkualitas seperti Uilliam Barros, Eliano Reijnders, Thom Haye, dan Frans Putros. Sementara itu, tiga pemain muda, Ferdiansyah, Adzikry Fadillah, dan Ikhwan Tanamal, dipinjamkan untuk mendapatkan jam terbang dan pengalaman. Langkah ini krusial untuk persiapan Persib menghadapi tantangan ganda di Super League dan Liga Champions Asia 2.