
Inapos – Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mengakui hubungannya dengan Alexander Isak menjadi rumit setelah sang striker melakukan mogok kerja untuk memaksa kepindahannya ke Liverpool. Isak absen dari tur pramusim Newcastle ke Singapura dan Korea Selatan, bahkan berlatih secara terpisah, sebelum akhirnya pindah ke Anfield menjelang penutupan bursa transfer dengan rekor harga 130 juta GBP.
Setelah jeda internasional, penyerang Swedia berusia 25 tahun itu terlihat berlatih bersama skuad Liverpool asuhan Arne Slot. Howe pun buka suara mengenai hubungannya dengan Isak. “Alex dan saya selalu memiliki hubungan yang sangat baik. Saya senang bekerja dengannya, dan saya harap dia senang bekerja sama dengan kami di Newcastle,” ujar Howe dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Wolves.
Howe melanjutkan, “Hubungan itu saling menguntungkan. Kami membantunya menjadi pemain bintang seperti sekarang, dan dia membantu kami mencapai beberapa kesuksesan luar biasa. Dia adalah bagian penting dari tim Newcastle yang sukses.” Namun, ia mengakui adanya perubahan signifikan dalam hubungan mereka. “Tapi, saat dia mogok kerja, hubungan kami memang berubah. Saya pikir itu mungkin titik balik,” akunya.
Ia menambahkan, “Komunikasi kami menjadi semakin rumit sejak saat itu. Saya tidak akan membahasnya lebih detail lagi.” Setelah kepergian Isak dari St. James’ Park, Newcastle langsung bergerak cepat dengan merekrut dua penyerang baru: wonderkid Jerman Nick Woltemade dari VfB Stuttgart seharga 69 juta GBP, dan Yoanne Wissa dari Brentford senilai 55 juta GBP.
Ditanya mengenai debut kedua pemain baru tersebut, dan kemungkinan perbandingan dengan Isak, Howe memberikan jawaban yang bijaksana. “Saya rasa mustahil untuk mencari pengganti Alex secara instan. Tidak ada pemain lain seperti Alex, dia benar-benar unik. Dia punya kualitasnya sendiri, dan saya rasa penting bagi kami untuk tidak membandingkan siapa pun yang kami bawa sebagai penggantinya,” jelasnya.
Howe menutup pernyataan dengan menekankan individualitas setiap pemain. “Saya rasa setiap pemain yang datang adalah individu yang unik dan memiliki kekuatan serta kelemahan masing-masing. Akan ada proses di mana kami harus menyesuaikan diri dengan mereka, begitu pula sebaliknya.” William Marcilio Lenyap dari Daftar Pemain Persib Bandung! Tak Masuk Rencana Lawan Persebaya Surabaya
Ramalan Zodiak Terbaru Libra dan Scorpio Minggu, 14 September 2025: Karier, Cinta, Keuangan, dan Kesehatan
Ringkasan
Manajer Newcastle, Eddie Howe, mengakui hubungannya dengan Alexander Isak berubah setelah Isak mogok kerja untuk pindah ke Liverpool dengan harga 130 juta GBP. Howe menyatakan bahwa hubungan mereka awalnya baik dan saling menguntungkan, namun mogok kerja tersebut menjadi titik balik dan mempersulit komunikasi di antara mereka. Newcastle telah mengganti Isak dengan merekrut Nick Woltemade dan Yoanne Wissa.
Howe menegaskan bahwa mustahil mencari pengganti Isak secara langsung karena keunikan kualitasnya. Ia menekankan pentingnya melihat setiap pemain baru sebagai individu dengan kekuatan dan kelemahannya sendiri, dan proses adaptasi yang diperlukan bagi semua pihak.