Persebaya Surabaya bak kena petir di siang bolong: kena cancel saga transfer, sebabnya mencengangkan

Inapos - Persebaya Surabaya bak kena petir di siang bolong. kena cancel saga transfer yang miliki kans besar dibungkus, sebabnya mencengangkan, Bonek cek. Dilansir Inapos, Persebaya Surabaya hampir saja buat saga transfer paruh musim kedua dengan bidik pemain Timnas Indonesia. Targetnya pun tak tanggung-tanggung, Persebaya Surabaya coba reunikan kembali Bernardo Tavares dengan anak didik orbitannya di PSM Makassar berlabel Timnas...

Persebaya Surabaya seolah tersambar petir di siang bolong. Harapan memboyong pemain Timnas Indonesia yang memiliki kans besar untuk didapatkan, kini harus kandas. Penyebabnya pun cukup mencengangkan bagi para Bonek.

Dikutip dari TribunWow.com, Persebaya Surabaya nyaris saja menciptakan saga transfer menarik pada paruh musim kedua ini dengan membidik seorang pemain Timnas Indonesia. Target yang diincar bukanlah sosok sembarangan. Persebaya berupaya mereunikan kembali Bernardo Tavares dengan anak didiknya yang pernah ia orbitkan di PSM Makassar, Ramadhan Sananta. Penyerang berlabel Timnas Indonesia tersebut saat ini diketahui tengah berkarier di luar negeri, membela klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC.

Kabar mengenai masuknya Ramadhan Sananta ke dalam daftar belanja Persebaya Surabaya sempat mencuat melalui akun Instagram @transfernews__ft. Dalam unggahan akun tersebut, disebutkan bahwa Ramadhan Sananta memiliki potensi besar untuk digaet pada paruh musim 2025/2026 atau awal musim 2026/2027.

“RUMOR

Persebaya Surabaya, kabarnya tertarik untuk mendatangkan striker lokal Indonesia, Ramadhan Sananta (23) foot. 

Ramadhan Sananta saat ini bermain untuk DPMM FC Malaysia (1tier), dan telah mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 15 Pertandingan.

Namun tetapi, Ada 2 kemungkinan Sananta bergabung dengan Persebaya, Ntah pada paruh musim Super League Indonesia 2025/26, atau Musim Baru Super League Indonesia 2026/27. 

Dengan demikian kontrak Sananta bersama DPMM FC  akan berakhir pada 30 Juni 2026.

MENARIK UNTUK DITUNGGU.! ” tulis @transfernews__ft, memberikan gambaran potensi transfer tersebut.

Peluang Persebaya Surabaya untuk mengamankan tanda tangan Ramadhan Sananta kala itu memang terlihat terbuka lebar. Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa kontrak Ramadhan Sananta hanya menyisakan setengah musim, tepatnya hingga 30 Juni 2026 mendatang. Jika ingin mengamankan Ramadhan Sananta secara permanen pada paruh musim ini, Persebaya memang harus merogoh kocek dalam-dalam.

Namun, opsi yang lebih ekonomis juga tersedia bagi tim berjuluk Bajul Ijo. Persebaya bisa mengajukan peminjaman Ramadhan Sananta hingga akhir musim, dengan opsi permanen setelahnya. Hubungan historis yang baik antara Ramadhan Sananta dengan Bernardo Tavares, yang berperan besar dalam perkembangan karier sang pemain, diyakini bisa menjadi daya tarik kuat bagi Persebaya untuk memuluskan transfer ini. Nilai pasar terkini Ramadhan Sananta sendiri berada di angka Rp4,78 Miliar.

Sayangnya, meski sempat merasa percaya diri dapat dengan mudah mendatangkan Ramadhan Sananta pada paruh musim berkat kehadiran Bernardo Tavares dan tawaran menggiurkan, nyatanya kabar mengejutkan justru menimpa Persebaya Surabaya. Harapan besar tersebut pupus. Ramadhan Sananta memutuskan untuk tetap bertahan dan melanjutkan kariernya di luar negeri bersama DPMM FC.

Padahal, kehadiran Ramadhan Sananta pada paruh kedua musim ini sangat dibutuhkan untuk menjawab krisis striker yang tengah dialami Persebaya Surabaya. Namun, ibarat nasi sudah menjadi bubur, Ramadhan Sananta kini memilih untuk tetap setia pada klubnya, dengan alasan ingin fokus membantu dan menyelesaikan kontraknya bersama DPMM FC.

Kabar mengejutkan ini dibongkar oleh akun basis penggemar Persebaya Surabaya, @mbahboyo.cuk, pada Selasa (10/2/2026). Akun tersebut menulis, “Sang pemain lebih memilih fokus dengan timnya yang sekarang. Di tengah krisis striker yang di alami Persebaya Surabaya usai laga melawan BUFC pekan kemarin, bajul ijo gagal menambah slot di lini depan setelah salah satu pemain incarannya memilih tetap mendampingi klub yang saat ini di belanya,”. Dengan demikian, upaya Persebaya untuk memperkuat lini depan mereka harus tertunda.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Ringkasan

Persebaya Surabaya gagal mendatangkan penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, yang menjadi target transfer mereka. Sananta, yang pernah diorbitkan oleh pelatih Bernardo Tavares di PSM Makassar, kini bermain untuk DPMM FC dari Brunei Darussalam. Meskipun kontraknya akan berakhir pada Juni 2026 dan Persebaya menghadapi krisis striker, harapan untuk merekrutnya pupus.

Kabar transfer ini sempat mencuat melalui akun Instagram @transfernews__ft. Namun, Ramadhan Sananta memutuskan untuk tetap bertahan dan fokus menyelesaikan kontraknya bersama DPMM FC. Keputusan ini menyebabkan Persebaya gagal memperkuat lini depan mereka yang sedang bermasalah, seperti yang diungkap akun penggemar @mbahboyo.cuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *