
Inapos – Wakil asal Thailand, Ratchaburi FC, berhasil memberikan kejutan besar dengan mempermalukan juara Liga Indonesia dua musim beruntun, Persib Bandung, pada laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026.
Dalam duel yang berlangsung di markas Ratchaburi, Thailand, Persib Bandung harus menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas. Gol-gol yang bersarang di gawang Maung Bandung dicetak oleh Pedro Tana pada menit ke-5 dan ke-84, serta Gabriel Mutombo di menit ke-53, membuat posisi Persib kini sangat sulit.
Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti kondisi cuaca ekstrem di Thailand sebagai salah satu faktor yang menyulitkan timnya meraih hasil positif. Cuaca yang lembap dan panas disebut menguras energi serta keringat para pemain Maung Bandung jauh lebih banyak dari biasanya. Kendati demikian, Hodak menegaskan bahwa masalah cuaca ini bukan menjadi alasan utama di balik kekalahan menyakitkan yang diderita Persib.
Menyikapi hasil buruk tersebut, Bojan Hodak menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para suporter Persib Bandung, atau yang akrab disapa Bobotoh, yang telah hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan. “Satu laga yang buruk dan cuaca juga berpengaruh, tapi itu bukan alasan,” tutur Hodak, seperti dikutip dari Kompas.com.
Kata Bojan Hodak setelah Persib Kalah Menyakitkan di Kandang Ratchaburi FC
“Saya meminta maaf karena ada banyak fan datang. Mereka membuat atmosfer bagus. Namun sayangnya lawan menjadi tim yang lebih baik dan pantas untuk menang,” imbuhnya, menunjukkan sportivitas dan mengakui keunggulan lawan.
Kekalahan telak ini secara otomatis menempatkan Persib Bandung dalam situasi yang sangat berat untuk bisa melaju ke babak perempat final ACL 2025/2026. Tim kebanggaan Kota Bandung ini kini dihadapkan pada misi yang nyaris mustahil, yaitu harus memenangkan laga leg kedua dengan selisih minimal empat gol tanpa balas demi mengamankan tiket ke babak selanjutnya. Tantangan besar ini membutuhkan performa luar biasa dan mental baja dari para pemain.
Meskipun demikian, peluang untuk melakukan comeback masih belum sepenuhnya tertutup. Persib akan mendapatkan dukungan penuh dari puluhan ribu Bobotoh yang siap memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada tanggal 18 Februari 2026, yang diharapkan bisa menjadi pendorong semangat tim untuk berjuang lebih keras.
Skenario Persib Lolos ke Perempat Final ACL 2025/2026, Misi Hampir Mustahil Tapi Punya Bukti Sejarah
Melihat tantangan yang ada, Bojan Hodak berencana memanfaatkan waktu persiapan tujuh hari ke depan secara maksimal. Pelatih asal Kroasia tersebut akan fokus mengasah strategi dan meningkatkan ketajaman lini depan timnya agar lebih efektif di depan gawang lawan pada leg kedua. “Setelah satu pekan persiapan, saya rasa mereka sudah siap di laga leg kedua. Dan saya harap mereka lebih tajam,” ungkap Bojan Hodak, penuh harap.
Selain persiapan teknis, sang pelatih juga memohon dukungan penuh dari Bobotoh. Bojan Hodak berharap Stadion GBLA dapat dipenuhi lautan biru suporter setia Persib, karena kehadiran mereka dinilai akan menjadi suntikan motivasi yang sangat besar bagi para pemain. “Sekarang kami punya waktu tujuh hari dan fokus untuk memainkan laga berikutnya di kandang,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
“Saya harap stadion bisa penuh seperti biasa. Karena tentu tidak mudah untuk bermain di sana. Dan performa kami bisa lebih baik,” pungkas Hodak, menegaskan pentingnya peran suporter dalam upaya Persib meraih kemenangan dan membalikkan keadaan di ajang AFC Champions League Two ini.
Ringkasan
Persib Bandung mengalami kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 di Thailand. Gol-gol untuk tim tuan rumah dicetak oleh Pedro Tana (dua gol) dan Gabriel Mutombo, menempatkan Persib dalam posisi sulit. Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui cuaca panas dan lembap di Thailand memengaruhi stamina pemain, namun menegaskan hal itu bukan alasan utama kekalahan dan meminta maaf kepada Bobotoh.
Kekalahan ini membuat Persib harus memenangkan leg kedua dengan selisih minimal empat gol tanpa balas untuk bisa melaju ke babak perempat final. Bojan Hodak akan memanfaatkan waktu persiapan tujuh hari untuk meningkatkan strategi dan ketajaman tim di depan gawang lawan. Ia juga berharap Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan dipenuhi Bobotoh pada 18 Februari 2026 untuk memberikan dukungan penuh dan memotivasi tim melakukan *comeback*.