
Inapos – Bodo/Glimt mengukir kisah yang jauh lebih indah dari kisah Cinderella usai menyingkirkan Inter Milan di Liga Champions 2025-2026.
Raksasa Norwegia itu sukses membuat I Nerazzurri tersingkir di babak play-off 16 besar dengan agregat 2-5.
Agregat ini didapatkan berkat kemenangan yang diraih Bodo/Glimt atas Inter Milan di leg pertama dan leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026.
Di leg pertama, klub berjulukan Superlaget itu sukses meraih kemenangan di kandang dengan skor telak 3-1.
Lalu di leg kedua yang digelar di Giuseppe Meazza, Jens Petter Hauge dkk. sukses membungkam tuan rumah dengan skor 2-1.
Dua kemenangan ini dan kesuksesan Bodo/Glimt ini bak kisah Cinderella, di mana mereka berhasil mengubah nasib meski tak diperhitungkan.
Sebelum menyingkirkan Inter Milan, klub yang juga berjulukan Den Gule Horde ini nyaris tersingkir dari Champions 2025-2026 usai tak pernah menang hingga matchday ke-6.
Tetapi di dua matchday terakhir fase liga, tim Kuning-Kuning ini sukses mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid, sehingga berhak lolos ke babak play-off.
Siapa sangka, di babak play-off mereka meneruskan kisahnya dengan mengalahkan La Beneamata dua kali hingga berhasil mencetak dua rekor Eropa.
Hasil Liga Champions – Eks AC Milan Bungkam Seisi Giuseppe Meazza, Langkah Inter Berakhir Nestapa
Dilansir BolaSport.com dari Squawka, rekor pertama yang dipecahkan Bodo/Glimt adalah rekor bersejarah untuk klub Norwegia di Liga Champions.
Sejak kompetisi ini menggunakan berubah nama di tahun 1992, Superlaget menjadi klub Norwegia pertama yang bisa menembus babak knock out.
Sebelumnya, klub-klub asal Norwegia lebih banyak menjadi pelengkap di kompetisi antarklub paling elite se Eropa itu.
Kemudian rekor kedua yang dipecahkan Bodo/Glimt berkaitan dengan kiprah klub di luar lima liga top Eropa.
Keberhasilannya mengalahkan Inter membuat Den Gule Horde menjadi tim pertama yang bisa menang empat laga beruntun atas klub-klub dari lima liga top Eropa.
Empat kemenangan beruntun ini dibuat pasukan Kjetil Knutsen atas Manchester City (Liga Inggris), Atletico Madrid (Liga Spanyol), dan Inter Milan (Liga Italia).
Saat menghadapi Man City di kandang, mereka sukses meraih kemenangan dengan skor 3-1 di fase liga.
Kemudian catatan manis dibuat Bodo/Glimt dengan menang di markas Atletico Madrid dengan skor 1-2.
Sementara dua kemenangan lainnya didapatkan atas Inter masing-masing dengan skor 3-1 di kandang dan 2-1 di laga tandang.
Hasil Lengkap Liga Champions – Atletico Madrid Lolos 16 Besar, Inter Milan Ucapkan Sayonara usai Gagal Remontada
Kini, Bodo/Glimt berpotensi melanjutkan kisahnya lagi di Liga Champions yang lebih indah dari kisah Cinderella mulai dari babak 16 besar.
Di babak tersebut, Den Gule Horde sudah ditunggu oleh antara wakil Portugal, Sporting CP, dan wakil Inggris, Man City.
Melihat rekam jejaknya, ada kemungkinan mereka membuat kejutan kembali saat melawan salah satu dari tim tersebut.
Bukan tidak mungkin, kisah Bodo/Glimt ini akan mengulangi kisah FC Porto pada musim 2003-2004 yang menjuarai Liga Champions.