
Masjid Istiqlal, Jakarta, kembali menjadi pusat kehangatan spiritual selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam momen penuh berkah ini, masjid kebanggaan Ibu Kota tersebut berinisiatif menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang menyediakan ribuan porsi makanan bagi para jamaah.
Komitmen luar biasa ini diwujudkan dengan menyediakan hingga 10.000 porsi makanan setiap harinya. Rinciannya, sebanyak 4.000 hingga 5.000 porsi nasi kotak dibagikan dari hari Senin hingga Kamis, sementara pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, jumlahnya melonjak drastis mencapai 7.000 hingga 10.000 porsi, menyesuaikan dengan peningkatan antusiasme pengunjung.
Antusiasme masyarakat menyambut program istimewa ini sungguh luar biasa. Berdasarkan pantauan Katadata.co.id pada Selasa (24/2), sejak pukul 17.00 WIB, ribuan jamaah telah berbondong-bondong memadati selasar masjid terbesar se-Asia Tenggara ini. Suasana gembira dan penantian tampak jelas di wajah setiap pengunjung, yang siap mengisi waktu dengan ibadah dan kebersamaan.
Menjelang waktu Maghrib, area Masjid Istiqlal diisi dengan beragam kegiatan ibadah. Para umat muslim khusyuk berzikir, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta menyimak ceramah agama yang disampaikan oleh para Alim Ulama Masjid Istiqlal. Momen ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendulang pahala di bulan yang mulia.
Ketika azan Maghrib berkumandang, suasana seketika berubah menjadi haru dan penuh suka cita. Bersama rekan dan keluarga, para jamaah dengan tertib menyantap hidangan takjil dan makanan utama yang telah disiapkan. Momen ini menjadi penutup hari yang indah, dihiasi dengan kehangatan kebersamaan dan berkah Ramadhan di jantung Ibu Kota.
Ringkasan
Masjid Istiqlal di Jakarta kembali menjadi pusat kegiatan spiritual dengan menyelenggarakan buka puasa bersama setiap hari selama Ramadhan 1447 Hijriah. Ribuan porsi makanan disediakan, dengan 4.000 hingga 5.000 porsi nasi kotak dibagikan dari Senin hingga Kamis, sementara pada akhir pekan jumlahnya melonjak mencapai 7.000 hingga 10.000 porsi.
Antusiasme jamaah sangat tinggi, terlihat dari ribuan orang yang memadati masjid sejak pukul 17.00 WIB untuk beribadah dan menunggu waktu berbuka. Menjelang azan Maghrib, mereka khusyuk berzikir, membaca Al-Qur’an, dan menyimak ceramah agama. Setelah azan berkumandang, para jamaah menikmati hidangan takjil dan makanan utama yang telah disiapkan dalam suasana kebersamaan.