Inapos JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menghadapi potensi koreksi pada perdagangan hari Rabu (10/9/2025). Prediksi ini muncul setelah IHSG menutup sesi perdagangan Selasa (9/9/2025) dengan pelemahan signifikan sebesar 1,78%, menetap di level 7.628.
Herditya Wicaksana, seorang analis dari MNC Sekuritas, menyoroti bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan IHSG pada hari sebelumnya, meskipun volume perdagangan menunjukkan indikasi perlambatan. Menurut analisis teknikalnya, IHSG berpotensi melanjutkan tren korektifnya hari ini. Herditya menjelaskan bahwa pergerakan ini bisa menjadi bagian dari formasi wave [c] dari wave 2 atau wave [c] dari wave 4, dengan potensi penurunan menuju rentang 7.233-7.390.
Meskipun demikian, Herditya juga mengidentifikasi adanya peluang bagi IHSG untuk menguat. “Masih terdapat peluang IHSG menguat ke area 7.696-7.771 sekaligus menguji area resistance terdekatnya,” ujarnya dalam riset yang diterbitkan pada Rabu (10/9/2025). Untuk itu, Herditya memproyeksikan level support krusial bagi IHSG berada di 7.547 dan 7.448, sementara level resisten penting yang perlu dicermati ada di 7.771 dan 7.943.
IHSG Rawan Koreksi, Ini Rekomendasi Saham untuk Selasa (9/9) dari MNC Sekuritas
Dalam menghadapi potensi fluktuasi pasar, MNC Sekuritas telah merilis daftar rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan Selasa (9/9/2025). Rekomendasi ini ditujukan bagi investor yang ingin mengambil posisi strategis di tengah dinamika pasar:
1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Rekomendasi: buy on weakness di Rp 1.925-2.040
Target harga: Rp 2.200, 2.280
Stoploss: di bawah Rp 1.880
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Rekomendasi: buy on weakness di Rp 7.050-7.425
Target harga: Rp 7.700 dan Rp 8.100
Stoploss: di bawah Rp 7.000
3. PT Medco Energi International Tbk (MEDC)
Rekomendasi: buy on weakness di Rp 1.165-1.200
Target harga: Rp 1.270, Rp 1.330
Stoploss: di bawah Rp 1.100
4. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
Rekomendasi: buy on weakness di Rp 1.085, Rp 1.120
Target harga: Rp 1.175, Rp 1.250
Stoploss: di bawah Rp 1.070
Ringkasan
IHSG diprediksi mengalami koreksi pada perdagangan hari Rabu, 10 September 2025, setelah melemah 1,78% di hari sebelumnya. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebutkan potensi penurunan ke rentang 7.233-7.390, namun juga melihat peluang penguatan ke area 7.696-7.771.
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan, termasuk AMRT, BBCA, MEDC, dan NCKL dengan strategi buy on weakness pada rentang harga tertentu dan menetapkan target harga serta level stoploss untuk masing-masing saham tersebut.