Boikot Freeport! Band-Band Mundur dari PestaPora?

Band punk Sukatani dan Rebellion Rose membatalkan manggung dalam festival musik PestaPora di hari kedua setelah mengetahui PT Freeport Indonesia menjadi sponsor acara tersebut.

Gelombang pembatalan manggung mengejutkan melanda festival musik PestaPora 2025 pada hari kedua penyelenggaraannya. Sejumlah grup musik memutuskan untuk tidak tampil, menyusul terungkapnya PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor utama acara tersebut. Di antara deretan nama yang menarik diri adalah grup musik punk Sukatani.

Pilihan Editor: Kronologi Pembentukan Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat

Keputusan tegas dari Sukatani disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @sukataniband, pada Sabtu dini hari, 6 September 2025. Pengumuman ini muncul hanya beberapa jam sebelum band tersebut dijadwalkan naik panggung. Dalam unggahan tersebut, mereka menyatakan, “Kami memutuskan untuk tidak jadi pentas di Pestapora 2025. Sampai jumpa di kesempatan lain. Terimakasih,” disertai foto pembatalan jadwal mereka.

Tidak hanya Sukatani, band punk rock asal Yogyakarta, Rebellion Rose, juga mengambil sikap serupa dengan membatalkan penampilan mereka. Namun, berbeda dengan Sukatani, Rebellion Rose memilih untuk tetap hadir di panggung. Melalui akun Instagram @rebellionrose_official, mereka menjelaskan pada hari yang sama, “Kami tetap akan naik ke atas panggung untuk menghormati teman-teman yang sudah hadir di depan arena kami. Di atas panggung, kami akan berbagi cerita sekaligus menyampaikan orasi yang menyuburkan awareness bersama atas sikap yang kami ambil.” Langkah ini menunjukkan dedikasi mereka kepada penonton sekaligus menyuarakan pesan penting.

Menyikapi gelombang protes dan pembatalan manggung, panitia PestaPora 2025 bergerak cepat. Mereka secara resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan PT Freeport Indonesia, berlaku efektif mulai 6 September 2025. Melalui akun Instagram resminya, @pestapora, pihak penyelenggara menegaskan pada Sabtu dini hari bahwa, “Pestapora memastikan untuk penyelenggaraan di hari kedua, 6 September 2025, dan hari ketiga, 7 September 2025, kami sudah tidak terikat dan terafiliasi dengan PT Freeport Indonesia.” Pernyataan ini bertujuan untuk menenangkan situasi dan menegaskan posisi festival.

Menurut jadwal yang telah dirilis sebelumnya, Sukatani, band punk asal Purbalingga, seharusnya menjadi penampil pembuka di Klab-Klub Stage pada hari kedua PestaPora 2025, yakni 6 September 2025, pukul 09.45-10.30 WIB. Sementara itu, Rebellion Rose, band punk rock asal Yogyakarta, juga dijadwalkan tampil pada hari yang sama di Sat Set Stage, pukul 10.00-10.45 WIB. Keputusan pembatalan manggung oleh kedua grup musik ini tentu meninggalkan kekosongan signifikan dalam barisan penampil festival.

Ringkasan

Sejumlah grup musik, termasuk Sukatani dan Rebellion Rose, membatalkan penampilan mereka di festival musik PestaPora 2025 pada hari kedua. Pembatalan ini terjadi setelah terungkap bahwa PT Freeport Indonesia adalah salah satu sponsor utama acara tersebut. Sukatani memilih tidak tampil, sementara Rebellion Rose tetap naik panggung untuk menyampaikan orasi mengenai sikap mereka kepada penonton.

Menyikapi gelombang protes pada 6 September 2025, panitia PestaPora segera mengumumkan pemutusan kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Keputusan ini berlaku efektif mulai 6 September 2025, memastikan festival tidak lagi terafiliasi dengan sponsor tersebut untuk hari-hari berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *