COIN Anjlok! BEI Suspensi Saham Indokripto Koin Semesta

Inapos - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham emiten pendatang baru yakni PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pertama perdagangan Selasa (26/8) sampai pengumuman lebih lanjut. Dalam pengumumannya, BEI menyebut harga saham COIN mengalami kenaikan kumulatif yang signifikan, sehingga saham emiten ini disuspensi....

Inapos JAKARTA – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai dinamika menarik. Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham emiten pendatang baru, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Keputusan ini mulai berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sejak sesi pertama perdagangan Selasa, 26 Agustus, hingga adanya pengumuman lebih lanjut dari otoritas bursa.

Langkah tegas BEI ini diambil setelah harga saham COIN mencatatkan kenaikan kumulatif yang sangat signifikan dalam periode singkat. Kebijakan suspensi saham ini bukan tanpa alasan, melainkan menjadi bentuk perlindungan konkret bagi para investor di tengah gejolak pasar yang disebabkan oleh lonjakan harga yang luar biasa.

Dalam pengumuman resminya, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, bersama Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A, menekankan pentingnya transparansi informasi. “Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan,” tulis mereka pada Senin, 25 Agustus, mengisyaratkan perlunya kewaspadaan bagi semua pihak terkait.

Lonjakan harga saham COIN memang menjadi sorotan utama. Pada penutupan perdagangan Senin, 25 Agustus, saham emiten ini ditutup pada level Rp 2.380 per saham, melonjak 24,61% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Performa impresif tidak berhenti di situ; dalam sebulan terakhir saja, saham Indokripto Koin Semesta telah melesat 197,50%, menunjukkan antusiasme pasar yang sangat tinggi.

Sejak resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli lalu, kinerja saham COIN—yang merupakan induk usaha Bursa Kripto CFX—semakin memukau dengan kenaikan fantastis mencapai 2.280%. Tren positif ini diperkuat oleh laporan keuangan perusahaan yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp 25,6 miliar pada Semester I-2025, menempatkannya sebagai salah satu emiten pendatang baru yang paling menarik perhatian di pasar modal.

Ringkasan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menangguhkan sementara perdagangan saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai 26 Agustus 2025. Penghentian ini disebabkan oleh kenaikan harga saham COIN yang sangat signifikan dalam waktu singkat, mencapai 2.280% sejak pencatatan di BEI pada 9 Juli 2025 dan 197,50% dalam sebulan terakhir, hingga mencapai Rp 2.380 per saham pada penutupan 25 Agustus 2025. BEI menekankan pentingnya transparansi informasi dan kewaspadaan bagi semua pihak terkait.

Suspensi saham COIN bertujuan melindungi investor. Kenaikan harga yang drastis ini menimbulkan kekhawatiran. COIN, induk usaha Bursa Kripto CFX, mencatatkan laba bersih Rp 25,6 miliar pada semester I-2025. Penghentian perdagangan akan berlangsung hingga ada pengumuman lebih lanjut dari BEI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *