Minggu sore, 7 September 2025, ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta dipadati ribuan kendaraan. Menanggapi lonjakan volume lalu lintas ini, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sigap memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow sementara guna mengurai kepadatan yang terjadi.
Kebijakan contraflow ini, sebagaimana dijelaskan oleh Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, diambil atas diskresi pihak kepolisian. Penerapannya merupakan respons terhadap arus balik libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2025, yang menyebabkan kepadatan lalu lintas signifikan menuju ibu kota.
Pada awal penerapannya Minggu sore, contraflow diberlakukan satu lajur dari KM 55 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek, dimulai sejak pukul 16.27 WIB. Namun, seiring dengan terus meningkatnya volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas, Jasamarga Transjawa Tol, kembali atas diskresi kepolisian, memutuskan untuk memperpanjang rekayasa ini.
Mulai pukul 18.29 WIB pada Minggu malam, cakupan contraflow diperluas secara signifikan. Jika sebelumnya hanya dari KM 55, kini jalur lawan arah diterapkan dari KM 65 hingga KM 47 arah Jakarta, menjangkau area yang lebih panjang demi kelancaran perjalanan pengguna jalan tol yang semakin memuncak.
Dalam situasi arus balik yang menantang ini, Ria Marlinda Paallo menekankan pentingnya keselamatan. “Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jasamarga Transjawa Tol mengingatkan agar pengguna jalan tol memastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima. Hal ini mencakup pengecekan kecukupan daya, bahan bakar (BBM), dan saldo uang elektronik. Selain itu, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan menjadi krusial untuk menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan.
Pilihan Editor: Tak Putus Dirundung Macet
Ringkasan
Pada Minggu sore, 7 September 2025, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta mengalami kepadatan signifikan akibat arus balik libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Menanggapi ini, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), atas diskresi kepolisian, memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow sementara. Awalnya, contraflow satu lajur diterapkan dari KM 55 hingga KM 47 mulai pukul 16.27 WIB. Kemudian, mulai pukul 18.29 WIB, cakupan diperluas dari KM 65 hingga KM 47 untuk mengurai kepadatan yang terus meningkat.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. JTT juga mengingatkan agar pengemudi memastikan kendaraan dan diri dalam kondisi prima, serta mengecek bahan bakar dan saldo uang elektronik. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan juga sangat penting demi kelancaran dan keamanan perjalanan.