
Inapos – Drama bursa transfer di hari terakhir atau Deadline Day hampir saja membawa Marc Guehi meninggalkan Crystal Palace menuju Liverpool. Kesepakatan senilai 35 juta poundsterling, atau setara dengan Rp775 miliar, kabarnya sudah tercapai untuk melepas kapten Palace tersebut. Namun, nasib berkata lain di menit-menit akhir.
Sebelumnya, The Eagles, julukan Crystal Palace, memang telah bergerak cepat mengidentifikasi sejumlah target untuk mengisi posisi bek tengah yang akan ditinggalkan Guehi. Nama-nama seperti Igor Julio dari Brighton dan Axel Disasi dari Chelsea sempat menjadi prioritas dalam pembicaraan klub. Persiapan ini menunjukkan keseriusan Palace untuk melepas salah satu aset berharganya.
Namun, harapan Liverpool untuk mengamankan tanda tangan Marc Guehi pupus di hari terakhir bursa transfer. Pembatalan transfer terjadi setelah Crystal Palace gagal mendapatkan pengganti yang setara untuk sang bek tengah andalan. Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool dan mengakhiri spekulasi panjang mengenai kepindahan Guehi.
Dikutip dari Sky Sports, Selasa (2/9/2025), salah satu kegagalan krusial Palace adalah dalam upaya merekrut bek Brighton, Igor Julio. Kesepakatan dengan Igor Julio tidak tercapai, dan ironisnya, sang pemain justru kini sedang dalam perjalanan menuju West Ham United setelah menolak tawaran ke London selatan. Ada pula laporan yang bertolak belakang, menyebutkan bahwa Palace justru memilih untuk tidak melanjutkan kesepakatan setelah Igor menjalani tes medis.
Permintaan Oliver Glasner
Meskipun Palace sempat mengirimkan lembar kesepakatan ke Premier League untuk memperpanjang negosiasi Guehi hingga batas waktu Senin pukul 19.00, situasi berubah drastis. Setelah percakapan langsung dengan Marc Guehi dan pelatih kepala Oliver Glasner, para petinggi Palace memutuskan untuk membatalkan kesepakatan tersebut dan meminta Guehi untuk kembali ke Selhurst Park. Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya Guehi di mata staf kepelatihan dan manajemen.
Mendengar kabar bahwa manajemen Crystal Palace tidak menjual salah satu pemain kuncinya di Deadline Day, pelatih kepala Oliver Glasner menunjukkan ekspresi semringah. Baginya, mempertahankan Guehi adalah langkah vital. “Kami harus (mempertahankan Guehi) jika kami ingin menjalani musim yang sukses,” kata Glasner kepada Sky Sports setelah kemenangan di Villa Park. “Jika kami tidak memiliki pengganti yang tepat, bagi saya jelas kami harus mempertahankannya,” sambungnya, menegaskan posisi krusial Guehi dalam skema permainannya.
Meski demikian, masalah kontrak Marc Guehi yang hanya tersisa satu tahun menjadi pekerjaan rumah mendesak bagi Crystal Palace. Jika The Eagles tidak ingin kehilangan sang pemain secara cuma-cuma di akhir musim, perpanjangan kontrak harus segera diselesaikan untuk mengamankan masa depannya di klub.
The Eagles Bidik Sejumlah Pemain Gantikan Guehi
Di tengah spekulasi panas mengenai kepindahan Marc Guehi, Crystal Palace memang sudah bergerak aktif mencari opsi pengganti. Mereka berhasil merekrut Jaydee Canvot dari Toulouse pada hari terakhir bursa transfer dengan nilai transfer £20,8 juta. Namun, Oliver Glasner menegaskan bahwa ia menginginkan pengganti Guehi yang benar-benar siap bermain di Premier League, bukan sekadar pelapis.
Sebelumnya, Palace juga memiliki minat jangka panjang terhadap bek AC Milan, Strahinja Pavlovic, dan sempat membuka pembicaraan serius dengan sang pemain sebelum jendela transfer ditutup. Palace bahkan berupaya memanfaatkan situasi AC Milan yang juga sedang mencari bek tengah baru, termasuk kemungkinan merekrut Manuel Akanji dari Manchester City atau Joe Gomez dari Liverpool, untuk memuluskan transfer Pavlovic.
Selain itu, Palace juga sempat dikaitkan dengan bek Prancis milik Chelsea, Axel Disasi, yang musim lalu dipinjamkan ke West Ham United. Kabarnya, Disasi tidak masuk dalam rencana tim utama pelatih Chelsea, Enzo Maresca, dan diberi kebebasan untuk mencari klub lain, menjadikannya opsi menarik bagi The Eagles.
Ringkasan
Marc Guehi hampir pindah dari Crystal Palace ke Liverpool senilai £35 juta pada hari terakhir bursa transfer. Namun, kepindahan itu dibatalkan karena Crystal Palace gagal mendapatkan pengganti yang sesuai untuk bek tengah andalannya. Upaya Palace merekrut target seperti Igor Julio dari Brighton tidak berhasil, di mana Igor justru berlabuh ke West Ham United.
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, bersikeras mempertahankan Guehi, menegaskan pentingnya pemain tersebut untuk kesuksesan tim jika pengganti sepadan tidak ditemukan. Meskipun Palace merekrut Jaydee Canvot, Glasner menginginkan bek yang siap bermain di Premier League. Kini, kontrak Guehi yang tersisa satu tahun menjadi prioritas bagi Palace untuk menghindari kehilangannya secara gratis.