
Inapos: Langkah Timnas Italia Menuju Piala Dunia 2026 Terancam Lewat Jalur Play-off Lagi
Timnas Italia, di bawah asuhan pelatih baru Gennaro Gattuso, baru saja menyelesaikan laga kualifikasi bulan ini dengan catatan impresif. Gli Azzurri berhasil menorehkan dua kemenangan meyakinkan, menaklukkan Estonia dengan skor telak 5-0 dan Israel 5-2, menunjukkan performa menyerang yang tajam.
Rentetan hasil positif ini sontak mengangkat posisi Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan ke peringkat kedua klasemen sementara Grup I, mengoleksi 9 poin dari 4 pertandingan yang telah dijalani.
Namun, euforia kemenangan tersebut agaknya harus sedikit diredam. Dua kemenangan gemilang atas Estonia dan Israel ternyata belum cukup untuk secara signifikan memperbaiki peluang Italia agar dapat lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
Hal ini disebabkan oleh performa perkasa Norwegia. Sehari setelah Italia bertanding, tim besutan Stale Solbakken tersebut mengamuk di lapangan, menggilas Moldova dengan skor mencengangkan 11-1. Penyerang andalan mereka, Erling Haaland, menjadi bintang utama dengan membukukan lima gol. Kemenangan fantastis ini semakin memantapkan posisi Norwegia di puncak klasemen Grup I, kini dengan raihan 15 poin dari 5 pertandingan.
Tantangan bagi Timnas Italia bukan hanya terletak pada rentetan kemenangan Norwegia, melainkan juga pada produktivitas gol mereka yang luar biasa. Saat ini, Norwegia unggul jauh dalam selisih gol dengan +21, sementara Italia baru mengoleksi +5. Kesenjangan ini menjadi penghalang serius dalam perebutan tiket langsung.
Secara matematis, Gli Azzurri masih memiliki peluang untuk menyamai perolehan poin Norwegia. Ini bisa terjadi apabila mereka mampu meraih kemenangan di keempat pertandingan tersisa, termasuk laga krusial melawan Norwegia di Milan pada 16 November mendatang. Namun, proyeksi menunjukkan bahwa Norwegia sangat mungkin memenangi dua laga kandang mereka melawan Israel dan Estonia sebelum berhadapan dengan Italia. Jika skenario ini terwujud, kedua tim akan memiliki poin identik, yaitu 21. Sayangnya, meskipun poin bisa sama, skuad asuhan Gattuso akan sangat kesulitan mengejar selisih gol Norwegia. Angka +21 milik Landslaget (julukan Norwegia) dipastikan akan bertambah signifikan jika mereka sukses mengalahkan Israel dan Estonia.
Oleh karena itu, bahkan dengan catatan kemenangan sempurna sekalipun, Timnas Italia kemungkinan besar akan tetap menduduki peringkat kedua Grup I. Kondisi ini secara otomatis menempatkan mereka di jalur play-off, mengulang skenario yang sarat dengan kekhawatiran.
Mengingat sejarah kelam, prospek ini tentu saja menimbulkan kecemasan mendalam. Italia telah dua kali berturut-turut gagal lolos ke Piala Dunia melalui babak play-off; dikalahkan Swedia pada kualifikasi 2018 dan secara mengejutkan disingkirkan oleh Masedonia Utara empat tahun berselang menjelang Piala Dunia 2022.
Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 – Timnas Italia-nya Gattuso Memang Gila, 10 Gol Bikin Mimpi Tetap Terjaga
Format play-off Kualifikasi Zona Eropa untuk Piala Dunia 2026 ini cukup kompleks. Sebanyak 16 tim akan berpartisipasi, terdiri dari 12 tim peringkat kedua grup kualifikasi serta empat juara grup terbaik dari UEFA Nations League 2024-2025 yang tidak berhasil finis di dua posisi teratas kualifikasi. Ke-16 tim ini kemudian akan dibagi menjadi empat jalur. Setiap jalur akan memainkan dua pertandingan semifinal dan satu pertandingan final dalam format pertemuan tunggal. Hanya empat tim pemenang dari masing-masing jalur final yang berhak melaju ke Piala Dunia 2026.
Berbagai media di Italia telah mulai memprediksi bahwa Gli Azzurri memang akan melewati jalur play-off, bahkan telah melakukan simulasi calon lawan potensial. Menurut analisis Sky Sport Italia, ada delapan negara yang memiliki peluang lebih dari 1% untuk bertemu Italia di babak semifinal play-off. Yang lebih mengerikan bagi Gattuso dan anak asuhnya, dua dari delapan tim tersebut adalah momok yang pernah menggagalkan impian Timnas Italia untuk lolos ke Piala Dunia pada edisi 2018 dan 2022.
Daftar tim-tim tersebut meliputi: Irlandia Utara (peluang 19%), Masedonia Utara (18%), Moldova (17%), Swedia (15%), Rumania (15%), Wales (6%), San Marino (6%), dan bahkan Jerman (2%). Kehadiran nama-nama seperti Swedia dan Masedonia Utara tentu memicu memori pahit bagi para penggemar Italia.
Meskipun demikian, secercah harapan untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 masih tetap ada bagi Timnas Italia. Namun, satu-satunya skenario yang memungkinkan adalah dengan meraih kemenangan di seluruh empat pertandingan tersisa di Grup I, disertai dengan harapan besar bahwa Norwegia tersandung dan gagal meraih poin penuh saat menghadapi Israel atau Estonia.
Ringkasan
Timnas Italia berhasil meraih dua kemenangan meyakinkan di kualifikasi Piala Dunia 2026, kini menduduki peringkat kedua Grup I. Namun, jalur lolos langsung terancam oleh performa perkasa Norwegia yang memimpin klasemen dengan keunggulan poin dan selisih gol yang jauh. Erling Haaland menjadi bintang dengan lima gol dalam kemenangan 11-1 Norwegia atas Moldova, membuat Italia kesulitan mengejar ketertinggalan.
Dengan kondisi ini, Italia diprediksi akan menempati peringkat kedua Grup I, yang berarti harus kembali menjalani babak play-off. Skenario ini menimbulkan kecemasan mendalam, mengingat Italia dua kali berturut-turut gagal lolos Piala Dunia melalui play-off pada edisi 2018 dan 2022. Dalam format play-off yang kompleks, Italia bahkan berpotensi kembali bertemu momok seperti Swedia atau Makedonia Utara.