IHSG Anjlok Usai Reshuffle Kabinet Prabowo? Ini Kata Menkeu!

IHSG anjlok setelah reshuffle kabinet, Menteri Keuangan optimis pasar akan stabil dengan tim ekonomi solid.

Inapos – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dilaporkan anjlok signifikan pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (8/9), mencapai posisi 7.766. Penurunan IHSG ini terjadi tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perombakan Kabinet Merah Putih. Menanggapi kondisi pasar yang bergejolak, Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa segera menyampaikan keyakinannya bahwa pasar akan kembali stabil.

Purbaya menegaskan pemahamannya yang mendalam tentang dinamika pasar keuangan. “Mungkin pasar enggak tahu, saya orang pasar. Saya di pasar sejak tahun 2000, lebih dari 15 tahun. Jadi saya sudah cukup lama mengenal pasar,” ujar Purbaya di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa dirinya bukan sosok baru di dunia keuangan, bahkan pernah bekerja sama dengan sejumlah ekonom senior ternama, termasuk Anggito Abimanyu, yang disebutnya sebagai “majikan” di awal kariernya.

Lebih lanjut, Purbaya menyoroti soliditas dan pengalaman tim ekonomi pemerintah saat ini. Ia mengungkapkan bahwa beberapa anggota tim merupakan individu-individu yang telah lama berkecimpung di pasar saham. “Di sini juga tim cukup kuat. Pak Anggito di pasar cukup lama, Pak Thomas sudah tim lama di sini. Beliau teman saya dari tahun 2000, ngajar di UI bareng-bareng,” jelasnya. Purbaya juga menambahkan, “Pak Heru (Sekjen Kemenkeu) juga teman lama, ahli di Bea Cukai juga,” menggambarkan kekuatan sinergi dalam timnya.

Dengan perpaduan pengalaman dan kerja sama tim yang erat, Purbaya optimistis kondisi pasar saham akan dapat segera terkendali dan membaik. Ia meyakini bahwa pemerintah memiliki instrumen yang memadai untuk melakukan perbaikan dan optimalisasi secara kolektif. “Kalau mau betulin, diperbaikin, dioptimalkan, rasanya sih kita punya instrumen yang cukup untuk memperbaiki secara bersama-sama,” pungkasnya, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Pergerakan IHSG anjlok pada Senin tersebut memang cukup mencolok, dengan penurunan 1,28 persen atau 100,4 basis poin ke posisi 7.766, mengutip data dari RTI Business. Kondisi ini disinyalir kuat merupakan imbas dari keputusan Perombakan Kabinet, yang salah satunya termasuk penggantian Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati. Selama perdagangan hari itu, tercatat hanya 232 saham yang melonjak, sementara 451 saham mengalami penurunan, dan 121 saham lainnya tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok signifikan ke posisi 7.766 pada penutupan perdagangan awal pekan, menyusul pengumuman perombakan Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto. Penurunan 1,28 persen ini disinyalir kuat merupakan imbas dari keputusan tersebut, termasuk penggantian Menteri Keuangan sebelumnya. Menanggapi kondisi pasar yang bergejolak, Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pasar akan kembali stabil.

Purbaya menegaskan pengalamannya yang mendalam di pasar keuangan sejak tahun 2000 dan menyoroti soliditas serta pengalaman tim ekonomi pemerintah saat ini. Ia menyebut beberapa anggota tim memiliki rekam jejak panjang di pasar saham. Dengan perpaduan pengalaman ini, Purbaya optimistis bahwa pemerintah memiliki instrumen yang memadai untuk menstabilkan dan mengoptimalkan kondisi pasar secara kolektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *