
Inapos Kalau diibaratkan predator, Inter Milan adalah klub terganas di Liga Italia musim ini.
Anak asuh Cristian Chivu paling doyan mencabik-cabik gawang musuh dengan menyarangkan 57 gol dalam 24 pertandingan Serie A.

Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi sejauh musim ini berjalan.
Level kesuburan Si Ular Raksasa jauh melewati tim tertajam berikutnya, Juventus, yang mengumpulkan 41 gol.
Teror paling aktual dilakukan Inter di markas Sassuolo, Minggu (8/2/2026).
Lautaro Martinez dkk menghujani gawang klubnya Jay Idzes lima gol tanpa jawab.
Dua pekan sebelumnya, mereka juga berpesta di San Siro dengan melahap Pisa 6-2.
Kalau menghitung kiprah di semua kompetisi, Sportmediaset mencatat pasukan Chivu sudah mencetak 80 gol musim ini.
Ketajaman Inter Milan menempatkan mereka pula sebagai predator kelas atas di Eropa.
Jika dibandingkan dengan situasi di Liga Inggris, total gol Inter di Serie A melebihi catatan tim terproduktif di Premier League saat ini, Man City.
Anak asuh Pep Guardiola mendulang gol terbanyak dengan 51 butir dalam 25 pertandingan.
Level kesuburan raksasa LaLiga, Real Madrid, juga masih kalah.
Dimotori striker maut sekelas Kylian Mbappe, Los Blancos ‘cuma’ melesakkan 49 gol.
Akan tetapi, jumlah 57 gol Inter Milan di Serie A itu belum cukup menjadikan mereka tim tersubur di antara lima liga terelite Eropa.
Hasil dan Klasemen Liga Italia – Jay Idzes dkk Jadi Korban Pembantaian, Jarak Poin Inter dan Milan Jadi Delapan
Di atas langit masih ada langit, terdapat dua klub yang melampaui ketajaman I Nerazzurri musim ini.
Mereka ialah sang pemuncak klasemen LaLiga dan Bundesliga, Barcelona serta Bayern Muenchen.
Barca mengumpulkan 63 gol dari 23 pertandingan, sedangkan Bayern lebih gila lagi.
Selain memimpin enam poin di posisi teratas, Harry Kane cs menggelontorkan 79 gol hanya dalam 21 partai!
Tetap Membumi
Ihwal kemampuan timnya mencetak banyak gol, Chivu merasa bangga.
Namun, dia menyadari tak cukup untuk berpuas diri dengan keadaan sekarang.
Anak asuhnya diwanti-wanti agar tetap membumi karena perjalanan merebut scudetto masih panjang.
Selisih delapan poin dari pesaing terdekat tetap realistis untuk dikejar saat kompetisi masih menyisakan 14 partai.
“Kami menyadari pertumbuhan tim ini dan seberapa keras kami bekerja setiap hari,” kata legenda Rumania itu, dikutip BolaSport.com dari Tuttomercatoweb.
Hasil Liga Italia – Sundulan Jay Idzes Bantu Lautaro Martinez Bikin Rekor, Duet Beton Kacau, Inter Milan Permak Habis 10 Pemain Sassuolo
“Kami sedikit lebih kejam dan saya beruntung bisa melatih empat penyerang dengan catatan gol yang mengesankan.”
“Namun, saya ingin penampilan yang kuat dari seluruh anggota tim. Semua pemain terlibat dan selalu siap.”
“Kami membutuhkan konsistensi dan performa yang kuat agar dapat bersaing.”
“Jalan masih panjang, baru mencapai setengah dari maraton ini. Kami harus terus bekerja,” ucap suksesor Simone Inzaghi.
Perbandingan 2 Tim Tersubur
- Premier League: Man City (51 gol), Arsenal (49)
- LaLiga: Barcelona (63), Real Madrid (49)
- Serie A: Inter Milan (57), Juventus (41)
- Bundesliga: Bayern (79), Hoffenheim (44)
- Ligue 1: PSG (48), Marseille (46)