
bali.jpnn.com, DENPASAR – Klasemen Super League 2025-2026 bergerak dinamis setelah dua laga bergulir, Jumat (30) kemarin.
Persik melawan Bali United di Stadion Brawijaya, Kediri, sementara Persita menantang tim tamu Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Pada laga terakhir, Persija secara mengejutkan mengalahkan tuan rumah Persita Tangerang dengan skor 2 – 0.
Dua gol Persija dicetak Gustavo Almeida pada menit ke-33 dan Maxwell Souza menit ke-50.
Kemenangan ini mengulang hasil leg pertama pada 10 Agustus 2025 lalu saat Persija membungkam Persita dengan skor telak 4 – 0.
Kemenangan ini mengatrol peringkat Persija di papan klasemen Super League 2025-2026.
Persija di peringkat kedua, menempel Persib di puncak klasemen dengan sama-sama mengantongi 41 poin, hasil dari 13 kali kemenangan, dua kali seri dan empat kali kalah.
Namun, Persija telah bermain 19 kali, sementara Persib baru 18 kali bertanding.
Persib berpotensi menjauh dari skuad Macan Kemayoran jika bisa mengalahkan tuan rumah Persis Solo, Minggu (31/) hari ini.
Persib bahkan masih bertahan di puncak klasemen meski pada laga ini kalah dari Persis Solo.
Borneo FC di lain sisi melorot ke peringkat ketiga dengan 40 poin, hasil dari 13 kali menang, sekali seri dan empat kali kalah.
Borneo FC berpeluang menggeser Persija jika pada laga kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Segiri, Senin (1/2) besok meraih kemenangan.
Namun, jika Borneo FC kalah atau seri dari PSIM Yogyakarta, tetap bertahan di peringkat ketiga klasemen Super League.
Di Stadion Brawijaya, Kediri, Persik berhasil membungkam tim tamu Bali United dengan skor 3 – 2.
Bali United mencetak gol terlebih dahulu melalui striker Boris Kopitovic menit ke-23, tetapi Persik berhasil come back dengan mencetak tiga gol balasan.
Dua gol Persik dicetak striker, Jose Enrique Rodriguez menit ke-29 dan 40, serta satu gol melalui gelandang serang Adrian Luna menit ke-45+2.
Bali United memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak bek tengah Joao Ferrari menit ke – 69.
Hasil minor ini membuat Bali United tertahan di peringkat kedelapan klasemen Super League dengan 28 poin, hasil dari tujuh kali menang, tujuh kali imbang dan lima kali kalah.
Persik Kediri di lain sisi langsung merangkak ke peringkat ke-11 klasemen dengan 22 poin, hasil dari enam kali menang, empat kali seri dan sembilan kali kalah. (lia/JPNN)