Lautaro Martinez tidak terima usai kiper timnas Indonesia kena lemparan flare, singgung jasa Emil Audero di Inter Milan

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez mengaku tidak terima dengan pelemparan petasan kepada Emil Audero

Inapos Nasib tidak mengenakkan diterima oleh kiper Timnas Indonesia, Emil Audero saat bermain untuk Cremonese.

Saat itu, Cremonese tampil menghadapi Inter Milan dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia 2025/2026 di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (1/2/2026).

Emil Audero terkena lemparan petasan yang dilemparkan dari tribun suporter Inter Milan.

Saat itu laga memasuki menit ke-48.

Inter Milan kala itu sudah unggul 2-0 atas tim tuan rumah.

Pemain Inter Milan tengah membangun serangan dari sisi kanan pertahanan Cremonese.

Tiba-tiba ada lemparan petasan yang dilakukan dari tribun suporter Inter Milan kepada Emil Audero.

Pada momen pelemparan tersebut berlangsung, Emil Audero sedang memberikan arahan kepada rekan setimnya.

Andai Mauro Zijlstra Jadi Gabung, Persib dan Persija Jadi Pemilik Pemain Naturalisasi Terbanyak di Super League

Kiper Timnas Indonesia kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat tersebut kaget setelah petasan tersebut jatuh ke lapangan.

Emil Audero pun langsung tersungkur dan memegang kepalanya.

Sementara asap mulai mengepul di sekitar Emil Audero.

Wasit pun langsung meniup peluit untuk menghentikan pertandingan.

Pemadam kebakaran pun memasuki lapangan untuk mematikan sumber api dari petasan tersebut.

Sementara Emil Audero langsung mendapatkan perawatan intensif dari tim medis Cremonese.

Beruntung tidak ada cedera yang dialami oleh kiper kelahiran Mataram tersebut.

Emil Audero bisa melanjutkan pertandingan sampai selesai.

Kronologi Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Terkena Lemparan Petasan dari Suporter Inter Milan

Skor 0-2 untuk kekalahan Cremonese bertahan sampai laga selesai.

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez mengaku tidak terima dengan pelemparan petasan kepada Emil Audero.

Striker asal Argentina tersebut menuntut penggemar Inter Milan untuk memohon maaf kepada Emil Audero.

Pasalnya, Emil Audero sudah berjasa besar kepada Inter Milan yang pernah bawa juara Liga Italia.

“Hal-hal seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi,” ujar Lautaro Martinez dikutip dari CBS Sports.

“Kita adalah pemain sepak bola, dan Anda membahayakan keselamatan seseorang.”

“Permintaan maaf harus diberikan kepada Audero, seorang juara bintang kedua, dan kepada para pendukung Cremona,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *