Maarten Paes dihujat netizen Belanda usai sesumbar bawa Ajax jadi runner-up Eredivisie

Maarten Paes dihujat netizen Belanda usai debut bersama Ajax Amsterdam, sesumbar terlalu tinggi jadi penyebabnya.

Inapos Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes dihujat netizen Belanda usai melakoni laga debut bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie 2025-2026.

Maarten Paes menjadi starter Ajax Amsterdam di laga melawan NEC Nijmegen pada Minggu (22/2/2026) di Stadion Johan Cruyff Arena. 

Mika Godts sempat membawa tuan rumah unggul lewat golnya yang dicetak pada menit ke-39, skor 1-0 bertahan hingga babak pertama selesai.

Sayangnya, kemenangan Ajax pupus setelah NEC berhasil menyamakan skor pada menit ke-57 lewat gol yang dicetak Darko Nejasmic. 

Tak ada lagi gol yang tercipta hingga pertandingan berakhir, skor 1-1 menutup laga debut Paes untuk Ajax Amsterdam. 

Hasil imbang ini menempatkan Ajax di peringkat keempat klasemen, sementara NEC berada satu tangga di atasnya, dengan koleksi poin sama 43.

Ajax terpaut dua angka dari Feyenoord yang berada di peringkat kedua, sedangkan PSV Eindhoven jauh memimpin klasemen dengan 62 poin. 

Usai pertandingan, Paes sesumbar Ajax masih bisa mengakhiri musim ini di peringkat kedua klasemen, menggeser Feyenoord. 

Namun siapa sangka, optimisme Paes justru berbanding terbalik dengan respons yang banyak diberikan penimmat sepak bola Belanda.

Kiper Utama Ajax Cedera, Maarten Paes Siap Debut Lawan Mantan Klubnya, Sang Spesialis Runner-Up Piala KNVB

“Dalam tiga minggu di Ajax, saya sudah merasakan bahwa segalanya berjalan tiga kali lebih baik dari yang biasanya.”

“Karena semua hal ini, saya pikir kami memiliki peluang yang sangat bagus untuk finis di posisi kedua,” kata Paes. 

Pernyataan Paes itu justru melahirkan banyak sindiran yang menjurus hujatan kepadanya, kiper Timnas Indonesia dinilai sempit dalam berpikir. 

“Paes telah berpikiran sempit,” tulis seorang netizen seperti dikutip dari laman Voetbal Primeur. 

“Ajax kurang memiliki keyakinan untuk finis di posisi kedua, dan mereka dengan jelas menunjukkan hal itu saat melawan NEC,” imbuhnya. 

Bukan tanpa alasan banyak netizen Belanda yang menyepelekan ucapan Paes, kemungkinan Ajax finish di peringkat kedua cukup sulit. 

Apalagi jika melihat riwayat bermain Ajax dalam enam pertandingan terakhir, sehingga sesumbar Paes dianggap aneh bagi sebagian kalangan

“Haha, mengatakan hal seperti itu setelah hasil imbang keempat dalam enam pertandingan.” 

Kiper Timnas Indonesia Berpotensi Debut Bersama Ajax Lawan Mantan Klubnya

“Jangan salah paham, saya sama sekali tidak berpikir klub saya, Feyenoord, akan dengan mudah finis di posisi kedua.

“Tapi saya merasa aneh mengatakan Ajax memiliki peluang bagus,” tulis netizen lainnya. 

Tak sampai di situ, Paes bahkan dianggap sedang menghayal dan bahkan disebut lelucon di skuad Ajax saat ini. 

“Dia jelas masih percaya pada Sinterklas. Ternyata ada juga komedian di skuad Ajax,” tulis netizen lainnya. 

Selain itu, ada juga yang menganggap Paes sedang ‘menjilat’ klub, agar ia dijadikan Fred Grim (pelatih Ajax) sebagai pilihan utama di starternya. 

“Paes tentu ingin menjadi kiper pilihan utama musim depan,” tulis netizen lainnya. 

“Mengapa dia harus terlalu membual setelah hanya satu pertandingan yang biasa-biasa saja.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *