
INAPOS – Sebuah gol tunggal dari Joao Figueiredo di awal pertandingan telah mengukir sejarah bagi Timnas Malaysia, mengakhiri penantian panjang selama 24 tahun tanpa kemenangan atas Timnas Palestina. Skuad Harimau Malaya berhasil menaklukkan Palestina dengan skor tipis 1-0 dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung pada Senin (8/9/2025) malam WIB.
Kemenangan bersejarah ini menjadi momen yang sangat berarti, mengingat terakhir kali Malaysia meraih kemenangan atas Palestina adalah pada Maret 2001, ketika mereka unggul 4-3 dalam Kualifikasi Piala Dunia. Prestasi ini juga menjadi penebus kekecewaan setelah Harimau Malaya pernah takluk telak 0-6 dari Palestina di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018/2019 di Amman, Yordania, pada 12 November 2015.
Dalam pertandingan kali ini, pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, terlihat melakukan “eksperimen” signifikan dalam susunan pemain inti. Ia tidak menurunkan beberapa pemain kunci seperti Jon Irazabal, Stuart Wilkin, Endrick Dos Santos, dan Corbin Ong yang diistirahatkan di bangku cadangan. Strategi ini menunjukkan kepercayaan Cklamovski terhadap kedalaman skuad Harimau Malaya.
Malaysia Cuma Menang Tipis Lawan Singapura, Ketergantungan Pemain Naturalisasi Terlihat Jelas
Harimau Malaya tidak menyia-nyiakan waktu untuk membuka keunggulan. Baru tiga menit berjalan, Joao Figueiredo berhasil menuntaskan umpan silang akurat dari Quentin Cheng, membuat skor berubah menjadi 1-0. Gol cepat ini mengejutkan skuad Palestina yang dipimpin Ehad Abujazar, yang kemudian berupaya menyusun strategi untuk mencari celah menyamakan kedudukan.
Namun, pertahanan kokoh Malaysia yang diperkuat oleh pemain-pemain lokal seperti Shahrul Saad, Harith Haiqal Adam Afkar, Dominic Tan, dan Quentin Cheng tampil solid dan sulit ditembus. Di sisi lain, Harimau Malaya yang mendominasi lini tengah hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-22. Shahrul, yang berada di area 25 meter, melepaskan tembakan flick yang memaksa kiper Rami untuk melakukan penyelamatan akrobatik.
Pada menit ke-25, kiper Harimau Malaya, Ahmad Syihan Hazmi Mohamed, menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang. Ia berhasil menepis tembakan cepat Bader Mousa yang sebelumnya dengan cerdik melewati lini pertahanan tuan rumah. Tak lama berselang, Arif Aiman Hanapi, inisiator gol pertama, hampir mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-27. Meski berhasil melewati kawalan Ahmad Taha, tembakannya masih terlalu lemah dan mudah ditangkap Rami. Malaysia seharusnya bisa menambah gol pada menit ke-35 ketika umpan silang akurat diterima Gabriel Palmero yang melepaskan tembakan keras, namun Rami kembali sigap menghalau bola, menjaga skor 1-0 untuk keunggulan tim asuhan Cklamovski bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Cklamovski melakukan pergantian strategis dengan memainkan Corbin Ong dan mengistirahatkan Dominic Tan, dengan harapan memperkuat lini pertahanan menghadapi potensi agresivitas Palestina. Sepanjang 65 menit pertandingan, Harimau Malaya memang tampak menguasai tempo permainan. Namun, di lini serang, terutama Palmero dan Rodrigo Holgado, masih kesulitan menyelesaikan peluang dan kerap ditembus oleh pertahanan Palestina.
Meskipun sempat unggul di awal babak pertama, Malaysia terlihat menurunkan tempo permainan, dan Palestina memanfaatkan kesempatan ini untuk menguasai jalannya pertandingan selama sekitar 20 menit di babak kedua. Penantian para pendukung Harimau Malaya untuk menyaksikan penampilan perdana pemain keturunan Richard Chin akhirnya terwujud. Pemain asal Skotlandia tersebut masuk pada menit ke-79, menggantikan Quentin Cheng.
Meski demikian, gol cepat Joao Figueiredo di menit ketiga tetap menjadi satu-satunya gol yang tercipta, sekaligus mengunci kemenangan Timnas Malaysia. Hasil positif yang didapat Timnas Malaysia selama FIFA Matchday September 2025 ini tentu sangat berharga. Berkat dua kemenangan yang diraih—sebelumnya mengalahkan Singapura 2-1—kemungkinan besar ini akan mendongkrak posisi Timnas Malaysia di ranking FIFA terbaru yang akan dirilis pada 18 September 2025.
Ringkasan
Timnas Malaysia berhasil mengalahkan Palestina 1-0 dalam laga FIFA Matchday pada 8 September 2025, mengakhiri penantian 24 tahun tanpa kemenangan atas lawan tersebut. Gol tunggal yang bersejarah bagi Harimau Malaya dicetak oleh Joao Figueiredo di menit ketiga. Pelatih Peter Cklamovski melakukan eksperimen signifikan dalam susunan pemain inti, menunjukkan kepercayaan pada kedalaman skuad.
Malaysia berhasil mempertahankan keunggulan tipis tersebut hingga akhir pertandingan berkat pertahanan solid dan penyelamatan gemilang kiper. Kemenangan ini, ditambah dengan hasil positif sebelumnya melawan Singapura (2-1), sangat berarti bagi skuad Harimau Malaya. Dua kemenangan beruntun ini diperkirakan akan signifikan mendongkrak posisi Timnas Malaysia dalam ranking FIFA terbaru.