Benjamin Sesko kembali harus menepi dari starting eleven Manchester United. Dalam laga kandang melawan Burnley di Old Trafford, Sabtu (30/8) malam WIB, penyerang muda tersebut baru diturunkan di babak kedua.
Pelatih Ruben Amorim lebih memilih untuk memainkan trio Matheus Cunha, Mason Mount, dan Bryan Mbeumo di lini depan. Bahkan, ketika Cunha mengalami cedera pada menit ke-31, Amorim justru memasukkan Joshua Zirkzee, bukan Sesko.
Mantan pemain RB Leipzig itu baru mendapatkan kesempatan bermain pada menit ke-72, menggantikan Casemiro. Usai pertandingan, Amorim memberikan penjelasan terkait absennya Sesko sejak awal pertandingan.
“Pada laga terakhir, Sesko mengalami kram, dan itulah mengapa dia tidak bermain sejak awal melawan Burnley,” ungkap Amorim seperti dikutip Goal. Ia menambahkan, “Saya tidak berani mengambil risiko dengan memainkannya lebih lama karena saya tidak yakin apakah dia mampu bertahan hingga akhir pertandingan. Jadi, semuanya saling berkaitan, termasuk durasi bermain yang saya rencanakan untuk Sesko hari ini.”
Hingga kini, Sesko masih belum mampu mencetak gol untuk Manchester United. Meskipun mendapatkan dua peluang emas melalui sundulan saat melawan Burnley, sayang usahanya masih belum membuahkan hasil.
Ringkasan
Benjamin Sesko kembali dicadangkan oleh pelatih Ruben Amorim saat Manchester United menghadapi Burnley. Amorim lebih memilih trio Matheus Cunha, Mason Mount, dan Bryan Mbeumo di lini depan, bahkan memasukkan Joshua Zirkzee saat Cunha cedera. Sesko baru bermain di menit ke-72.
Amorim menjelaskan bahwa Sesko mengalami kram pada laga sebelumnya, sehingga ia tidak berani mengambil risiko memainkannya sejak awal. Ia khawatir Sesko tidak mampu bertahan hingga akhir pertandingan. Hingga kini, Sesko belum mencetak gol untuk Manchester United, meskipun mendapatkan peluang saat melawan Burnley.