MotoGP 2026: Fabio Quartararo ungkap masalah besar Yamaha V4

Fabio Quartararo belum merasa puas dengan performa motor Yamaha bermesin V4 setelah menjalani tes MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang.

jpnn.com – Fabio Quartararo belum merasa puas dengan performa motor Yamaha bermesin V4 setelah menjalani tes MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia pada 3-5 Februari.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu menilai motor V4 belum menunjukkan kemajuan signifikan dibanding para rival.

Secara keseluruhan, Yamaha masih berada di papan bawah klasemen waktu.

Alex Rins menjadi pembalap terbaik tim pabrikan Jepang itu dengan menempati posisi ke-14 lewat catatan waktu 1 menit 57,580 detik.

MotoGP 2026: Quartararo Mengalami Kecelakaan, Paddock Yamaha Sontak Mencekam

Pencapaian tersebut menegaskan bahwa Yamaha masih memiliki pekerjaan rumah besar menjelang musim baru MotoGP.

Quartararo sendiri tak bisa menyelesaikan rangkaian tes Sepang secara penuh.

Pembalap asal Prancis itu mengalami kecelakaan pada hari pertama yang berujung pada cedera patah jari tangan.

Meski begitu, kampiun MotoGP 2021 tersebut sempat mencatatkan waktu tercepat kesembilan, terpaut 0,851 detik dari Marc Marquez.

MotoGP: Akhir Era Fabio Quartararo di Yamaha? Honda Disebut Jadi Pelabuhan Baru

Hasil itu belum cukup membuat Quartararo merasa optimistis. Dia menilai performa Yamaha V4 masih belum kompetitif untuk bersaing di barisan depan.

“Saya jelas belum bisa merasa yakin sepenuhnya.”

“Kami sering mengalami kesulitan dan dari catatan waktu pun terlihat performa kami masih belum memuaskan,” ucap Quartararo dilansir Crash.

MotoGP 2026: Quartararo dan Rins Diharapkan Cepat Beradaptasi dengan Yamaha YZR-M1 V4

“Yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah memaksimalkan kemampuan di atas motor dan tetap memberikan segalanya di setiap sesi,” tambahnya.

Quartararo selama bertahun-tahun dikenal identik dengan mesin Inline4 Yamaha.

Peralihan ke mesin V4 menjadi tantangan baru meski dia menegaskan adaptasi gaya berkendara bukan masalah utama baginya.

“Saya sudah menyesuaikan diri dengan karakter mesin V4. Sejak awal saya tahu bagian mana yang harus diubah dalam gaya balap saya dan pendekatan yang perlu dilakukan.”

“Namun, motor V4 Yamaha juga memiliki karakter tersendiri yang berbeda dari pabrikan lain,” tandasnya.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, Yamaha diharapkan mampu memaksimalkan pengembangan motor sebelum musim MotoGP 2026 bergulir.(crash/mcr15/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *