IHSG ambruk 5,91% ke 7.828 sesi I, top losers LQ45: BUMI, EXCL & AMRT, Kamis (29/1)

Inapos - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam siang ini setelah sempat trading halt saat IHSG anjlok 8% di awal perdagangan. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG anjlok 5,91% atau terpangkas 492 poin ke level 7.828,47 pada perdagangan sesi I, Kamis (29/1/2026). IHSG tertekan penurunan seluruh indeks sektoral. Baca Juga: IHSG Ambruk 7,34% ke 8.321 Sesi I, Top Losers LQ45: DSSA, EXCL & BRPT, Rabu (28/1)...

Lima saham unsuspend langsung anjlok, satu saham disuspensi

Inapos - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan sahan alias unsuspend lima saham. Selain itu BEI juga menghentikan sementara perdagangan satu saham. Satu saham yang disuspend adalah PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR). Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, saham STAR mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Sehingga mulai hari ini Kamis (29/1/2026), saham STAR tidak...

Saham ikut turun di tengah pelemahan IHSG, BTN: Kami jaga fundamental

Inapos – JAKARTA. Di tengah tekanan pasar saham domestik pasca MSCI membekukan evaluasi indeks saham Indonesia hingga 2026, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menegaskan evaluasi fundamental tetap dilakukan secara berkelanjutan. Pada penutupan perdagangan Rabu (28/1/2026) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk ke level 8.320,55, terkoreksi hingga 7,35%. Sejalan dengan itu, saham BBTN melorot 4,02% dalam sehari ke level Rp...