Wall Street Reli! Data Ketenagakerjaan AS Jadi Sorotan

Inapos - NEW YORK. Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Selasa (9/9/2025). Investor berhati-hati menjelang rilis revisi data ketenagakerjaan AS. Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 32,7 poin, atau 0,07% ke level 45.547,62. Indeks S&P 500 naik 8,2 poin, atau 0,13%, menjadi 6.503,33, sementara Nasdaq Composite naik 59,5 poin, atau 0,27%, menjadi 21.858,16. Biro...

Menkeu Baru, Investor Asing Kabur dari Saham Perbankan?

Inapos - JAKARTA. Sudah jatuh tertimpa tangga menjadi istilah yang tepat untuk menggambarkan saham perbankan saat ini. Bagaimana tidak, investor asing kini memiliki tambahan alasan untuk meninggalkan saham bank, terutama big banks. Seperti diketahui, selama dua hari terakhir di pekan ini, saham big banks telah terkoreksi cukup dalam pasca adanya perubahan di tubuh kabinet Presiden Prabowo. Pergantian menteri keuangan menjadi salah satu...

INDY Dirikan Anak Usaha: Peluang Investasi Saham Indika Energy?

Inapos - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) kembali melakukan diversifikasi bisnis di luar sektor batubara. Melalui PT Trimatra Engineering (TPE) dan PT Tripatra Multi Energi (TIME), INDY mengumumkan pembentukan satu anak usaha baru, yakni PT Trimatra Bioenergi Angkasa (TBA) pada 4 September 2025. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), TBA akan melakukan kegiatan usaha di bidang industri kimia dasar organik yang...

Emiten Grup Djarum, Remala Abadi (DATA) Siapkan Capex Rp 500 Miliar

Inapos - JAKARTA. Entitas Grup Djarum, PT Remala Abadi Tbk (DATA) mengalokasikan dana sebesar Rp 500 miliar sebagai belanja modal alias capital expenditure (capex) untuk menggelar ekspansi di 2025. Presiden Direktur Remala Abadi Agus Setiono mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk mendanai ekspansi anorganik, dengan mengakuisisi perusahaan penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP). “Sumber capex akan berasal...

Rupiah Terjun Bebas! Sentuh Rp 16.482, Terburuk di Asia Hari Ini

Inapos - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot makin tertekan hingga akhir perdagangan hari ini. Selasa (9/9/2025), rupiah spot ditutup di level Rp 16.482 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah anjlok 1,04% dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp 16.310 per dolar AS. Alhasil, rupiah juga masih menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, mata uang di kawasan bervariasi dengan kecenderungan...

Reliance Sekuritas: Jurus Ampuh Hadapi Pasar IPO Lesu

Inapos - JAKARTA. Sepanjang tahun 2025, aktivitas penjaminan emisi (underwriting) masih terbilang sepi. PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) misalnya, tercatat baru mengawal satu emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Yoii Corpora Indonesia Tbk dengan kode saham YOII. Melihat data terakhir, sejak Januari hingga awal September ini hanya ada 22 emiten baru yang melantai di bursa. Angka ini masih jauh dari target...