Prabowo Sigap! Tinjau Banjir Bali Usai Kunjungan dari Qatar

Presiden Prabowo melakukan peninjauan usai melakukan kunjungan kerja dari Qatar.

PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir Bali pada Sabtu, 13 September 2025. Kunjungan penting ini dilakukan Prabowo sesaat setelah kembali dari kunjungan kenegaraan di Qatar sehari sebelumnya, menunjukkan prioritasnya terhadap penanganan bencana di Tanah Air.

Setibanya di Bali, pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tepat pukul 11.15 WIB. Berdasarkan pantauan dari YouTube Sekretariat Presiden, terlihat Prabowo mengenakan baju safari berwarna krem saat turun dari pesawat.

Kedatangan Kepala Negara disambut hangat oleh sejumlah pejabat penting di Bali, termasuk Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, dan Kapolda Bali Inspektur Jenderal Daniel Adityajaya. Setelah momen sambutan, mantan Menteri Pertahanan tersebut langsung bertolak menuju lokasi banjir di Bali menggunakan mobil maung putih.

Sebelumnya di Qatar, Presiden Prabowo melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden melaporkan bahwa kedua pemimpin membahas berbagai isu terkini, termasuk eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Diskusi mendalam ini menjadi wadah bagi Prabowo dan Presiden MBZ untuk saling bertukar pandangan mengenai dinamika global yang sedang berlangsung.

Sehari sebelum peninjauan oleh Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga telah meninjau lokasi banjir di Provinsi Bali pada Jumat, 12 September 2025. Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, menegaskan keseriusan pemerintah dalam merespons bencana.

Wapres Gibran menyambangi dua pos pengungsian utama, yaitu Banjar Tohpati dan Banjar Sedana Mertha Ubung yang berlokasi di Kota Denpasar. Putra mantan Presiden Joko Widodo itu menyampaikan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk bersinergi dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir. “Nanti yang rumah dan toko yang rusak akan diperbaiki,” tegas mantan Wali Kota Solo tersebut, memberikan harapan bagi para korban.

Selain mengunjungi pos pengungsian, rombongan wakil presiden turut mendatangi rumah korban yang meninggal dunia akibat terjangan banjir. Mereka juga memantau kondisi Pasar Badung yang masih dalam tahap pembersihan dari sisa-sisa material banjir yang sempat merendam area tersebut.

Menurut laporan dari BNPB, area basement Pasar Badung sempat terendam air. Tim gabungan masih berjibaku menyedot material banjir dari area parkir bawah tanah tersebut. “Sebanyak 2 kendaraan roda empat dan 43 motor berhasil dievakuasi keluar dari basement,” terang Kepala Pusat Data dan Informasi atau Kapusdatin BNPB, Abdul Muhari, menggambarkan upaya pemulihan yang masif.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BNPB Suharyanto mengumumkan bahwa seluruh titik banjir di Bali telah surut sepenuhnya. “Untuk banjir di Bali yang tanggal 10 September sangat masif diberitakan, sekarang dinyatakan selesai tidak ada lagi genangan air di manapun,” ujarnya, memberikan kabar baik mengenai kondisi terkini.

Suharyanto juga melaporkan bahwa pada hari Jumat, jumlah pengungsi akibat banjir di seluruh Bali menyisakan 185 orang. Ia menjelaskan, para pengungsi tersebut memilih untuk tinggal di titik pengungsian pada malam hari dan kembali ke rumah masing-masing di siang hari untuk membersihkan hunian mereka dari material banjir.

Menanggapi masih adanya laporan korban hilang, Kepala BNPB memastikan bahwa tim pencari gabungan terus berupaya menemukan mereka. “Satgas gabungan akan tetap mencari korban hilang, golden time dalam pencarian korban itu enam atau tujuh hari,” pungkasnya, menunjukkan komitmen tak henti dalam misi penyelamatan.

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam tulisan ini.

Pilihan Editor: Benarkah Main Domino Jadi Alasan Abdul Karding Dicopot

Ringkasan

Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Bali pada Sabtu, 13 September 2025, sesaat setelah kembali dari kunjungan kenegaraan di Qatar. Ia mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan langsung bertolak menuju lokasi banjir. Sehari sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga telah meninjau lokasi banjir di Provinsi Bali pada 12 September 2025, didampingi Kepala BNPB, serta berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan bahwa seluruh titik banjir di Bali telah surut sepenuhnya. Meskipun demikian, 185 pengungsi masih berada di posko pada malam hari dan kembali ke rumah di siang hari untuk membersihkan hunian mereka. Tim gabungan terus berupaya mencari korban hilang dan melakukan pembersihan material banjir, termasuk di area basement Pasar Badung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *