Rekor! 5,44 Juta WNI Liburan ke Luar Negeri Awal 2025

BPS melaporkan terjadi peningkatan kunjungan warga Indonesia ke luar negeri dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah perjalanan warga negara Indonesia ke luar negeri pada Juli 2025. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa total wisatawan nasional (wisnas) yang melancong ke mancanegara sepanjang Januari hingga Juli 2025 telah mencapai angka impresif 5,44 juta.

Kenaikan ini menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri pada paruh awal tahun 2025 ini meningkat sebesar 1,79 persen dibandingkan dengan Januari-Juli 2024. “Meningkat sebesar 1,79 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu,” ujar Pudji dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BPS pada Senin, 1 September 2025.

Secara lebih spesifik, pada Juli 2025 saja, jumlah orang Indonesia yang ke luar negeri mencapai 869.927 perjalanan. Angka ini mencatat lonjakan yang cukup besar, yaitu 19,57 persen, dibandingkan dengan Agustus 2025. Kawasan Asia Tenggara (ASEAN) tetap menjadi tujuan utama pelancong dari Indonesia, menandakan preferensi yang kuat terhadap destinasi regional.

Dominasi negara-negara ASEAN terlihat jelas dalam daftar sepuluh besar destinasi yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan nasional Indonesia. Malaysia memimpin sebagai negara tujuan utama dengan porsi 31,66 persen dari seluruh perjalanan wisnas ke luar negeri. Persentase ini bahkan mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, menegaskan daya tarik Malaysia di mata pelancong Indonesia.

Selain Malaysia, ada sembilan negara lain yang juga menjadi destinasi favorit warga RI. Daftar tersebut meliputi Arab Saudi, Singapura, Tiongkok, Thailand, Jepang, Australia, Timor Leste, Kamboja, dan Korea Selatan. Keberagaman daftar ini menunjukkan minat masyarakat Indonesia terhadap berbagai jenis perjalanan, mulai dari wisata religi, perkotaan, hingga petualangan.

Secara rinci, Arab Saudi menduduki peringkat kedua sebagai negara tujuan terbanyak setelah Malaysia, dengan kontribusi sebesar 18,30 persen. Menyusul di posisi ketiga adalah Singapura, yang menyumbang 13,55 persen dari total perjalanan wisnas selama Juli 2025, menyoroti peran penting kedua negara ini sebagai hub perjalanan dan pariwisata.

Data BPS juga merinci jenis pintu kedatangan yang digunakan oleh para pelancong. Pada Juli 2025, sebanyak 867,87 ribu perjalanan tercatat melalui pintu utama dan 2,06 ribu perjalanan melalui pintu perbatasan. Mayoritas masyarakat yang melancong ke luar negeri kembali ke tanah air melalui pintu udara, mencapai 693,25 ribu perjalanan. Angka kepulangan melalui jalur udara pada Juli ini juga melonjak 19,55 persen dibandingkan Juni 2025, menandakan mobilitas yang tinggi melalui jalur udara.

Sementara itu, jumlah pelancong yang kembali melalui pintu laut dan darat relatif lebih kecil, masing-masing sebanyak 129,05 ribu dan 45,57 ribu perjalanan. Di antara seluruh pintu kedatangan udara, Bandara Soekarno Hatta menjadi yang paling ramai, menyumbang 61,86 persen dari total kedatangan wisnas melalui jalur udara. Tak hanya itu, Bandara Halim Perdanakusuma mencatat kenaikan tertinggi secara persentase, melonjak sebesar 173,85 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan di bandara tersebut.

Pilihan Editor: Bisnis yang Tumbuh Saat Pasar Modal Bergejolak. Apa Itu?

Ringkasan

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa 5,44 juta warga negara Indonesia (WNI) melakukan perjalanan ke luar negeri dari Januari hingga Juli 2025. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 1,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Juli 2025 saja, tercatat 869.927 perjalanan WNI ke mancanegara, meningkat 19,57 persen dibandingkan bulan Agustus 2025.

Kawasan Asia Tenggara (ASEAN) tetap menjadi tujuan utama, dengan Malaysia mendominasi 31,66 persen dari seluruh perjalanan. Arab Saudi dan Singapura juga masuk dalam daftar destinasi favorit WNI lainnya. Mayoritas pelancong kembali ke Indonesia melalui pintu udara, khususnya Bandara Soekarno Hatta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *