BOLASPORT.COM – Kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, melontarkan kritik pedas setelah skuad De Oranje nyaris dipermalukan oleh Lithuania dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Belanda berhasil mengamankan tiga poin krusial dari markas Lithuania pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Bertanding di Darius and Girenas Stadium, tim Oranye menumbangkan tim peringkat ke-143 FIFA itu dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini diraih Belanda dengan perjuangan keras, sebuah fakta yang mengejutkan mengingat lawan mereka adalah tim yang secara peringkat jauh di bawah. Bagaimana tidak, De Oranje sempat diimbangi oleh Lithuania setelah sempat unggul dua gol tanpa balas, membuat para pendukung dan staf pelatih dibuat cemas.
Pertandingan dimulai dengan menjanjikan saat Memphis Depay membuka keunggulan bagi Belanda pada menit ke-11. Tak lama berselang, Quinten Timber menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui tembakan dari sudut sempit, memberikan harapan akan kemenangan mudah bagi pasukan Ronald Koeman.
Namun, dua menit setelah gol kedua, situasi berubah drastis. Gvidas Gineitis memperkecil ketertinggalan Lithuania dengan sebuah lesakan dari area penalti. Puncaknya, menjelang babak pertama berakhir, tepatnya pada menit ke-43, Edvinas Girdvainis menyamakan skor menjadi 2-2 lewat sundulan yang mengejutkan, memaksa Belanda harus bekerja lebih keras di paruh kedua.
Beruntung bagi Belanda, mereka memiliki Memphis Depay yang sekali lagi menjadi pahlawan. Memasuki menit ke-63, penyerang kelahiran Moordrecht itu mencetak gol penentu kemenangan De Oranje melalui tandukan kepala, memastikan timnya membawa pulang tiga poin.
Meski kemenangan berhasil diraih, Virgil van Dijk tak sepenuhnya merasa puas. Bek tangguh Liverpool itu tak ragu menyoroti performa buruk timnya sepanjang pertandingan. “Malam yang buruk,” tutur Van Dijk seperti dikutip dari Telegraaf, menggambarkan kekecewaannya.
“Saya pikir malam ini hanya bagus untuk Memphis yang menjadi pencetak gol terbanyak Belanda. Sisanya, malam yang sangat buruk,” lanjut sang kapten. “Kami unggul 2-0 dan kemudian skor menjadi imbang 2-2 dengan terlalu mudah. Lalu Anda mempersulit diri sendiri di sini, itulah buruknya,” kata Van Dijk, menyoroti kecerobohan timnya.
Lebih lanjut, Van Dijk membeberkan kekurangan-kekurangan yang terlihat jelas dalam permainan Belanda. “Penguasaan bola yang buruk, tidak memenangi duel, tidak memenangi bola kedua, dan saya pikir kami terlalu banyak menjaga bola di satu sisi. Itu membuat mereka mudah untuk berlari,” ucapnya, menganalisis masalah taktis tim.
“Tiga poin adalah hal yang paling penting, tetapi jika kami ingin membuat kemajuan, ini tidak boleh terjadi,” pungkas Van Dijk, memberikan peringatan keras kepada rekan-rekannya tentang standar yang harus mereka capai.
Berkat kemenangan di Lithuania ini, Belanda berhasil memuncaki klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Ronald Koeman kini mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan, dengan rincian tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara itu, Lithuania masih tertahan di tangga keempat dengan perolehan tiga angka.
Ringkasan
Timnas Belanda berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas Lithuania dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, meskipun sempat nyaris dipermalukan tim peringkat 143 FIFA itu. Belanda sempat unggul 2-0 melalui gol Memphis Depay dan Quinten Timber, namun Lithuania berhasil menyamakan kedudukan 2-2 sebelum babak pertama berakhir. Memphis Depay kemudian menjadi penentu kemenangan dengan gol keduanya di menit ke-63.
Meskipun meraih tiga poin, kapten Virgil van Dijk melontarkan kritik pedas terhadap performa timnya, menyebutnya sebagai “malam yang buruk” karena terlalu mudah kebobolan dan performa yang ceroboh. Ia menyoroti buruknya penguasaan bola dan kekalahan dalam duel, menegaskan bahwa performa semacam ini tidak boleh terulang jika Belanda ingin membuat kemajuan. Kemenangan ini membawa Belanda memuncaki klasemen Grup G dengan 10 poin.