
WALI Kota Solo, Respati Ardi, menunjukkan komitmen kuat terhadap kualitas dan keamanan pangan masyarakat dengan melakukan inspeksi mendadak ke dapur dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Peninjauan yang krusial ini dilaksanakan pada Kamis dini hari, 11 September 2025, sebagai bagian integral dari pengawasan program makan bergizi gratis (MBG). Dimulai pukul 03.00 WIB, Wali Kota Respati mengunjungi SPPG Jebres, kemudian melanjutkan ke SPPG Penumping sekitar pukul 03.30 WIB untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal.
Dalam kunjungannya yang intensif tersebut, Wali Kota Respati tidak sendiri. Beliau didampingi oleh tim ahli dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Solo. Mereka secara langsung mengamati setiap tahapan proses memasak di dapur SPPG, mulai dari persiapan bahan baku hingga pengolahan akhir. Fokus utama peninjauan meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas dan keamanan pangan bahan baku, seperti daging ayam dan telur. Untuk menjamin standar tertinggi, pemeriksaan ini diperkuat dengan kehadiran mobil laboratorium kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet) keliling dari UPT Puskeswan, yang memastikan setiap bahan pangan aman, sehat, dan layak dikonsumsi oleh warga Solo.
Lokasi kedua SPPG yang ditinjau juga turut menjadi sorotan. SPPG Jebres beralamat di Jalan Ir. Juanda Nomor 43, Purwodiningratan, Kecamatan Jebres. Sementara itu, SPPG Penumping, yang dikenal juga sebagai SPPG Laweyan Berkah Pangan Sentosa, berlokasi strategis di Jalan Mawar Nomor 12 Penumping, Kecamatan Laweyan.
Menurut Respati, peran dapur SPPG sangat vital dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat Solo. Fungsi utamanya adalah sebagai pusat pengolahan dan distribusi pangan bergizi. Lebih dari sekadar menyediakan makanan siap saji untuk kebutuhan sehari-hari, SPPG juga berperan aktif dalam mendukung program bantuan sosial serta menjadi garda terdepan dalam kesiapsiagaan pangan saat kondisi darurat. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses di dapur berjalan baik, higienis, serta mampu memberikan manfaat optimal bagi warga,” tegas Wali Kota Solo, menekankan pentingnya standar tinggi dalam operasional SPPG.
Peninjauan dini hari ini, lanjut Respati, juga merupakan upaya strategis Pemerintah Kota Solo untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan dan distribusi pangan di wilayah Solo. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pangan yang terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Secara khusus, di SPPG Penumping, Respati dan timnya melakukan pengecekan mendalam terhadap standar daging. Ini adalah bagian krusial dari upaya menjaga kualitas dan keamanan pangan dalam program makan bergizi gratis (MBG), yang memang menerapkan standar pengecekan daging sangat ketat sebelum masuk ke proses masak. Prosedur ini mencakup evaluasi detail seperti pemeriksaan suhu penyimpanan, warna, aroma, tekstur, serta kelengkapan dokumen kelayakan konsumsi, memastikan setiap potong daging memenuhi kriteria terbaik.
Respati secara tegas menekankan pentingnya langkah antisipasi terhadap potensi keracunan pangan. Menurutnya, Pemerintah Kota Solo terus-menerus mengawasi dan mengecek bahan baku secara seksama guna menjamin kualitas produk yang didistribusikan tetap prima. Dengan pengecekan menyeluruh yang dilakukan oleh tim Quality Control (QC) MBG serta dukungan penuh dari pemerintah kota, seluruh bahan yang digunakan dijamin aman, higienis, dan sesuai standar kelayakan tertinggi. Ini adalah bagian dari komitmen kuat program MBG untuk menyajikan produk pangan berkualitas tinggi bagi setiap siswa penerima manfaat di Kota Solo.
Pilihan Editor: Jalan Berbatu Menteri Keuangan Baru
Ringkasan
Wali Kota Solo, Respati Ardi, melakukan inspeksi mendadak ke dapur dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Kamis dini hari, 11 September 2025. Peninjauan ke SPPG Jebres dan SPPG Penumping ini bertujuan memastikan kualitas dan keamanan bahan pangan untuk program makan bergizi gratis (MBG). Beliau didampingi tim ahli dan mobil Kesmavet, memeriksa persiapan bahan baku hingga pengolahan akhir, termasuk daging ayam dan telur.
Respati menegaskan pentingnya peran dapur SPPG dalam menjaga ketahanan pangan dan mengantisipasi keracunan. Pemerintah Kota Solo berkomitmen mengawasi ketat bahan baku untuk menjamin produk higienis dan sesuai standar kelayakan tertinggi. Hal ini demi menyajikan pangan berkualitas bagi penerima manfaat program MBG di Kota Solo.