Category Bisnis

Menyajikan informasi seputar perkembangan ekonomi, tren pasar, investasi, perbankan, serta tips dan analisis dunia bisnis.

Investor pasar modal tembus 21 juta per akhir Januari 2026

Inapos - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal di Indonesia per akhir Januari 2026 telah mencapai 21.037.426 single investor identification (SID). Jumlah tersebut bertambah 673.218 SID dibandingkan posisi akhir 2025 yang tercatat sebanyak 20.364.208 SID, setelah sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 5.492.569 SID. Adapun jumlah investor saham saat ini hampir menembus 9 juta SID, yakni 8.980.318...

Asing jual Rp 1,53 triliun, ini 10 saham paling banyak dijual Jumat (30/1)

Inapos - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 97,40 poin atau 1,18% ke 8.329,60 pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026). Meski begitu, pergerakan indeks terkoreksi cukup dalam sebesar 6,94% dalam sepekan. IHSG bahkan mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt sebanyak dua kali, masing-masing pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), dengan IHSG ditutup di zona merah. Jumat (30/1/2026) asing terlihat...

Komisaris CDIA Erwin Ciputra borong 2,3 juta saham di tengah gejolak pasar

Inapos - JAKARTA. Komisaris PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Erwin Ciputra melakukan aksi pembelian saham emiten tersebut di tengah kondisi pasar yang bergejolak dalam beberapa waktu terakhir. Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Erwin Ciputra membeli sebanyak 2,3 juta saham CDIA pada 29 Januari 2026. Dalam satu hari tersebut, ia tercatat melakukan 12 kali transaksi pembelian saham CDIA dengan rentang harga...

Intip prospek saham lapis dua di tengah volatilitas pasar, mana yang layak dicermati?

Inapos - JAKARTA. Kinerja indeks IDX SMC Composite yang berisi kumpulan saham-saham lapis kedua masih menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hingga perdagangan Jumat (30/1/2026), IDX SMC Composite mencatat koreksi 3,44% secara year to date (ytd), relatif lebih rendah dibandingkan pelemahan IHSG yang mencapai 3,67% ytd. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai prospek saham lapis...